Apple Hadirkan MacBook Pro OLED dengan Layar Sentuh dan Chip M5, Segera Masuk Indonesia

Journalist Independent
(Foto: Andrew Griffin/The Independent)

Journalist Independent, Jakarta – Apple memperkenalkan MacBook Pro terbaru dengan layar OLED tandem, kemampuan layar sentuh, fitur Dynamic Island, serta chip M5 Pro dan M5 Max. Laptop dalam pilihan ukuran 14 inci dan 16 inci itu juga membawa peningkatan pada performa komputasi, konektivitas, dan daya tahan baterai.

“MacBook Pro baru dengan Layar PROLED XDR adalah langkah besar bagi Mac. Dipadukan dengan keajaiban Sentuh serta performa tinggi M5 Pro dan M5 Max, kami menciptakan cara baru bagi para profesional untuk berinteraksi dengan konten mereka,” ujar Chief Hardware Officer Apple, Johny Srouji, dalam keterangan resmi Apple, Rabu (28/10/2026).

Peluncuran tersebut memperkenalkan teknologi layar sentuh ke lini komputer Mac untuk pertama kalinya. Apple menyatakan MacBook Pro terbaru mulai dapat dipesan pada 28 Oktober 2026, dengan ketersediaan global mulai 6 November 2026.

Layar OLED Tandem dengan Refresh Rate 120 Hz

MacBook Pro terbaru menggunakan panel yang disebut PROLED XDR dengan teknologi OLED tandem dua lapisan. Apple mengklaim layar ini mampu mencapai tingkat kecerahan puncak HDR dan SDR hingga 2.000 nits, rasio kontras 10.000.000:1, serta refresh rate adaptif ProMotion hingga 120 Hz.

Layar tersebut juga mendukung cakupan warna P3 dan Adobe RGB. Spesifikasi itu ditujukan untuk menunjang pekerjaan profesional, termasuk penyuntingan video, fotografi, desain grafis, dan pengolahan konten yang membutuhkan akurasi warna.

Apple turut menyematkan sensor sentuh langsung pada panel layar. Menurut perusahaan, rancangan tersebut membantu mengurangi latensi sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan konten secara langsung melalui sentuhan jari.

Fitur sentuh itu dapat digunakan untuk menggulir halaman, memperbesar foto, memindahkan elemen dalam presentasi, hingga menggambar pada kanvas digital. Pengguna profesional juga dapat memanfaatkannya untuk memainkan instrumen musik virtual dan menguji kemampuan sentuh pada aplikasi iOS serta iPadOS.

Baca Juga  IHSG Ditutup Menguat 1,04 Persen ke 6.093, Sektor Barang Baku Pimpin Kenaikan

Dynamic Island Hadir di Mac

Selain layar sentuh, Apple membawa Dynamic Island ke MacBook Pro terbaru. Fitur ini dirancang untuk menampilkan informasi seperti notifikasi, aktivitas langsung, dan akses ke fungsi tertentu tanpa mengharuskan pengguna meninggalkan pekerjaan yang sedang dilakukan.

Apple juga mengintegrasikan fitur tersebut dengan Spotlight dan Siri AI pada macOS 27 Golden Gate. Perusahaan menyebut sistem operasi baru itu menghadirkan dukungan kemampuan sentuh dan fitur Apple Intelligence.

Kehadiran Dynamic Island menjadi perubahan antarmuka lain pada MacBook Pro. Namun, pengalaman dan fungsi yang tersedia tetap bergantung pada dukungan sistem operasi serta aplikasi yang digunakan.

Bobot Lebih Ringan, Tersedia dalam Dua Ukuran

MacBook Pro terbaru tersedia dalam dua pilihan ukuran layar, yakni 14,2 inci dan 16,3 inci. Apple menyebut kedua model mengalami pengurangan bobot dan ketebalan dibandingkan rancangan sebelumnya.

Model 14 inci memiliki bobot 1,38 kilogram setelah berkurang 0,23 kilogram. Sementara itu, model 16 inci berbobot 1,82 kilogram atau lebih ringan 0,32 kilogram, dengan bodi yang hampir 1 milimeter lebih tipis.

Apple juga memperbarui rancangan termal untuk membantu menjaga kestabilan performa ketika laptop menjalankan pekerjaan berat. Sistem tersebut dirancang untuk mengelola panas tanpa mengarahkannya ke bagian layar.

Untuk pilihan warna, MacBook Pro terbaru tersedia dalam Space Black dan Silver. Perusahaan turut mempertahankan sejumlah konektor yang dibutuhkan pengguna profesional, termasuk tiga port Thunderbolt 5, HDMI, slot kartu SDXC, MagSafe 3, dan jack headphone.

Chip M5 Pro dan M5 Max untuk Pekerjaan Berat

Dari sisi performa, MacBook Pro terbaru ditenagai chip M5 Pro dan M5 Max. Apple menyebut kedua chip memiliki GPU dengan Neural Accelerator di setiap core serta dukungan ray tracing generasi ketiga untuk mempercepat pekerjaan grafis dan pemrosesan berbasis kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga  IHSG Bangkit dari Tekanan Jual, BBCA dan BBRI Bantu Indeks Berakhir di Zona Hijau

M5 Pro ditujukan bagi pengembang perangkat lunak, ilmuwan, insinyur, dan pekerja kreatif yang menangani proyek komputasi intensif. Chip ini juga mendukung pekerjaan penyuntingan beberapa aliran video ProRes 8K.

Sementara itu, M5 Max menyasar pengguna dengan kebutuhan komputasi lebih berat, termasuk seniman efek visual tiga dimensi (VFX), animator, dan pengembang AI. Konfigurasi memori terpadu pada model ini dapat mencapai 128 GB untuk mendukung pemrosesan model bahasa besar atau large language model (LLM) secara lokal di perangkat.

Kapasitas penyimpanan MacBook Pro terbaru dapat dikonfigurasi hingga 16 TB. Kapasitas tersebut memberi ruang bagi pengguna yang menyimpan proyek video beresolusi tinggi, berkas desain berukuran besar, serta data untuk pekerjaan kreatif dan pengembangan AI.

Baterai hingga 24 Jam dan Konektivitas Thunderbolt 5

Apple mengklaim MacBook Pro terbaru mampu bertahan hingga 24 jam dalam penggunaan tertentu. Perangkat ini juga mendukung pengisian cepat hingga 50% dalam 30 menit dengan kondisi dan adaptor daya yang sesuai.

Sistem audio terdiri dari enam speaker dengan bass yang diklaim 50% lebih dalam. Apple turut menghadirkan penyesuaian audio otomatis ketika laptop digunakan dalam kondisi layar tertutup dan terhubung ke monitor eksternal.

Untuk koneksi nirkabel, model dengan M5 Pro dan M5 Max menggunakan chip N1 rancangan Apple yang mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6. Perangkat ini mendukung hingga tiga layar eksternal pada konfigurasi M5 Pro dan empat layar eksternal pada M5 Max.

Segera Masuk Indonesia, Harga Resmi Belum Diumumkan

Apple mengonfirmasi MacBook Pro dengan layar PROLED XDR akan segera hadir di Indonesia. Namun, perusahaan belum mengumumkan tanggal penjualan maupun harga resmi untuk pasar Tanah Air.

Baca Juga  Apple Perkenalkan TV 4K, Teater Rumah yang Imersif

Harga di Amerika Serikat (AS) tercatat mulai USD 2.899 untuk MacBook Pro 14 inci dengan M5 Pro. Harga model lainnya bergantung pada ukuran layar dan konfigurasi chip yang dipilih.

Harga di AS tersebut tidak dapat langsung dianggap sebagai harga resmi Indonesia karena harga lokal dapat berbeda. Konsumen di Indonesia masih perlu menunggu pengumuman resmi mengenai ketersediaan, konfigurasi, dan harga dari Apple Indonesia. (*)