MAKASSAR – Cuaca Makassar hari ini, Kamis, 8 Oktober 2026, cenderung cerah berawan sepanjang hari. Kondisi tersebut memberi ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas, tetapi BMKG tetap mengingatkan warga agar mewaspadai udara panas dan potensi angin kencang di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprakirakan cuaca Kota Makassar cerah berawan pada pagi hari. Kondisi tersebut berlanjut hingga siang dan sore. Pada malam hari, BMKG memperkirakan langit Makassar berawan, kemudian kembali cerah berawan pada dini hari.
Prakiraan tersebut membuat warga Makassar dapat menjalankan aktivitas seperti biasa. Namun, masyarakat tetap perlu memperhatikan perubahan kondisi udara, terutama ketika matahari mulai terik pada siang hari. Kondisi cerah berawan tidak selalu berarti suhu udara terasa sejuk.
BMKG memperkirakan suhu udara di Sulawesi Selatan berada pada kisaran 19 hingga 36 derajat Celsius hari ini. Kelembapan udara bergerak pada rentang 40 hingga 95 persen. Angin bertiup dari utara hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 10 sampai 35 kilometer per jam.
BMKG juga memasukkan Makassar dalam wilayah yang perlu mewaspadai potensi udara panas. Selain Makassar, peringatan serupa mencakup Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Parepare, dan Takalar.
Sementara itu, BMKG memberikan status siaga potensi udara panas untuk Pinrang, Wajo, dan Sidrap. Peringatan tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan dalam waktu cukup lama.
Warga Makassar dapat mengantisipasi kondisi tersebut dengan mengatur waktu aktivitas di ruang terbuka. Masyarakat juga dapat menggunakan pelindung dari paparan matahari, membawa air minum, dan mengurangi aktivitas fisik berlebihan ketika suhu mulai meningkat.
Pekerja lapangan, pengendara sepeda motor, pedagang kaki lima, petugas kebersihan, serta masyarakat yang menjalankan pekerjaan di bawah paparan matahari perlu memberi perhatian lebih terhadap kondisi tubuh. Mereka dapat mengambil jeda dan mencari tempat teduh ketika kondisi udara terasa semakin panas.
Bagi masyarakat yang hendak bepergian pada pagi hari, cuaca cerah berawan memberikan kondisi yang relatif mendukung perjalanan. Namun, pengendara tetap perlu memperhatikan perubahan cuaca ketika memasuki siang dan sore. Kondisi langit dapat berubah meski prakiraan umum menunjukkan dominasi cerah berawan.
Di kawasan Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, BMKG memprakirakan kondisi perairan tetap relatif tenang. Data BMKG menunjukkan tinggi gelombang sekitar 0,1 hingga 0,3 meter pada beberapa periode hari ini. Kecepatan angin dapat mencapai 12 knot dengan hembusan hingga 19 knot pada periode tertentu.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian pengguna transportasi laut, meski tinggi gelombang di sekitar pelabuhan masih tergolong rendah. Penumpang kapal, nelayan, maupun pekerja pelabuhan tetap perlu mengikuti perkembangan informasi cuaca sebelum melakukan perjalanan.
Sementara itu, BMKG mencatat kondisi Perairan Makassar dengan tinggi gelombang sekitar 1,1 meter dan mengategorikannya sebagai gelombang rendah. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 11 knot pada pembaruan prakiraan tersebut.
Kondisi berbeda terlihat di bagian selatan Selat Makassar. BMKG mencatat tinggi gelombang sekitar 1,7 meter dan mengategorikannya sebagai gelombang sedang. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 10 knot.
Perbedaan kondisi tersebut menunjukkan bahwa cuaca di daratan dan perairan tidak selalu bergerak dengan pola yang sama. Masyarakat yang menggunakan jalur laut perlu melihat prakiraan berdasarkan lokasi perjalanan, bukan hanya mengandalkan kondisi cuaca di pusat Kota Makassar.
Selain Makassar, BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah Sulawesi Selatan mengalami cuaca cerah berawan. Namun, sejumlah wilayah di Luwu Timur dan Luwu Utara berpeluang mengalami hujan ringan pada siang hingga malam hari. Luwu Timur juga masih memiliki peluang hujan ringan pada dini hari.
BMKG juga mengeluarkan peringatan potensi angin kencang untuk wilayah Gowa, Jeneponto, dan Takalar. Masyarakat di wilayah tersebut perlu lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama saat angin tiba-tiba menguat.
Bagi warga Makassar, kondisi cuaca hari ini pada dasarnya masih mendukung berbagai aktivitas. Warga dapat berangkat bekerja, bersekolah, berdagang, maupun menjalankan kegiatan lainnya tanpa harus menghadapi potensi hujan sepanjang hari di wilayah kota.
Meski begitu, warga tetap perlu membawa perlengkapan yang sesuai dengan kondisi harian. Air minum, pelindung kepala, dan perlindungan dari paparan matahari dapat membantu masyarakat menghadapi peningkatan suhu pada siang hari.
Masyarakat juga dapat memanfaatkan informasi resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan cuaca terbaru. Pemantauan menjadi penting karena kondisi atmosfer dapat berubah sepanjang hari, terutama ketika angin mengalami peningkatan atau pertumbuhan awan terjadi di suatu wilayah.
Dengan dominasi cerah berawan, Makassar menjalani Kamis dengan peluang aktivitas luar ruangan yang cukup terbuka. Namun, potensi udara panas membuat warga tidak boleh mengabaikan kondisi tubuh. Masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas dengan suhu dan perkembangan cuaca agar kegiatan tetap berjalan aman dan nyaman. (*)






