Prancis Tundukkan Belgia 1-0, Olise Jadi Penentu di Menit Akhir

Journalist Independent
Michael Olise merayakan gol kemenangan Prancis atas Belgia di UEFA Nations League 2026/27.
Michael Olise merayakan gol kemenangan Prancis saat menghadapi Belgia pada UEFA Nations League 2026/27 di Brussels.

JAKARTA– Timnas Prancis membawa pulang tiga poin dari markas Belgia setelah menang tipis 1-0 pada matchday kedua UEFA Nations League A Grup 1 2026/27 di Stadion Roi Baudouin, Brussels, Selasa WIB.

Michael Olise menjadi penentu kemenangan Les Bleus. Pemain pengganti itu mencetak gol pada menit ke-88 setelah menerima sodoran bola dari Rayan Cherki.

Kemenangan tersebut mengantar Prancis ke puncak klasemen Grup 1 dengan enam poin dari dua pertandingan. Belgia berada di posisi kedua dengan tiga poin.

Prancis Langsung Menekan

Kedua tim membuka pertandingan dengan tempo yang relatif lambat. Prancis kemudian menciptakan peluang pertama melalui Desire Doue pada menit ke-12.

Doue melewati tiga pemain Belgia di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan. Namun, bola membentur mistar gawang.

Peluang tersebut membuat Prancis semakin percaya diri. Les Bleus meningkatkan tekanan dan beberapa kali mengancam pertahanan Belgia melalui serangan balik cepat.

Prancis bahkan memperoleh dua situasi yang berpotensi menghasilkan penalti pada menit ke-21 dan ke-25. Namun, wasit tidak menunjuk titik putih.

Pada menit ke-27, Prancis kembali mengancam melalui tendangan bebas Maghnes Akliouche. Senne Lammens menepis bola tersebut, sebelum Pierre Kalulu menyambar bola muntah. Pertahanan Belgia kemudian menghalau ancaman itu.

Belgia Balik Mengancam

Belgia mulai menemukan ritme permainan menjelang akhir babak pertama. Kevin De Bruyne menjadi penggerak serangan tuan rumah dan beberapa kali membuka ruang bagi rekan-rekannya.

Namun, Belgia belum mampu memaksimalkan peluang yang mereka dapatkan. Prancis juga menjaga pertahanannya dengan baik sehingga skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Prancis kembali mengambil inisiatif serangan.

Pada menit ke-52, Doue melepaskan tembakan keras yang melebar tipis di sisi kiri gawang Belgia. Dua menit berselang, Lucas Da Cunha hampir membuka keunggulan melalui tendangan dari luar kotak penalti, tetapi bola hanya membentur tiang.

Doue kembali mengancam pada menit ke-57. Lammens menepis tembakannya, sementara Esteban Lepaul gagal memanfaatkan bola muntah setelah sontekannya melebar.

Olise Pecahkan Kebuntuan

Belgia lebih banyak bertahan untuk meredam tekanan Prancis. Namun, tuan rumah tetap memiliki peluang melalui serangan balik.

Pada menit ke-73, Dodi Lukebakio mendapat peluang dari dalam kotak penalti. Mike Maignan menggagalkan tembakan pemain pengganti tersebut dengan penyelamatan penting.

Pertandingan memasuki 15 menit terakhir dengan tempo yang semakin terbuka. Kedua tim saling menyerang untuk mencari gol kemenangan.

Prancis akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-88.

Olise menerima sodoran bola dari Cherki, kemudian menggiring bola sebelum melepaskan tembakan kaki kiri mendatar. Bola meluncur ke pojok bawah kanan gawang Lammens dan mengubah skor menjadi 1-0.

Belgia mencoba mencari gol penyama kedudukan pada sisa waktu pertandingan. Namun, pertahanan Prancis mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

Hasil tersebut membuat Prancis mengoleksi enam poin dari dua laga. Pada pertandingan berikutnya, Belgia akan menghadapi Turkiye, sedangkan Prancis menjamu Italia.

Susunan Pemain

Belgia (4-2-3-1): Senne Lammens; Timothy Castagne, Toby Ngoy, Brandon Mechele, Matisse Seys (De Cuyper 68′); Youri Tielemans, Romeo Lavia (Raskin 85′); Antonio Moreira (Dodi Lukebakio 63′), Julien Duranville/Arne Engels, Kevin De Bruyne (Vanaken 63′); Charles De Ketelaere (Fernandez-Pardo 85′).

Prancis (4-3-3): Mike Maignan; Pierre Kalulu, Chrislain Matsima/Jacquet, Maxence Lacroix, Malick Diouf; Lucas Da Cunha (Manu Kone 90′), Maghnes Akliouche (Rayan Cherki 77′), Eduardo Camavinga; Desire Doue, Bradley Barcola (Michael Olise 77′), Esteban Lepaul (Ousmane Dembele 68′). (*)