Tari Padduppa Sambut Kedatangan Irjen. Pol. Setyo Boedi Moempoeni Ditanah Sulsel

Journalist Independent

MAKASSAR – Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso mengawali tugasnya sebagai Kapolda Sulawesi Selatan dengan mengikuti rangkaian penyambutan di Markas Polda Sulsel, Senin (3/4/2023). Kedatangannya bersama sang istri, Yuni Setyo Boedi, disambut Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Chuzaini Patoppoi beserta jajaran pejabat utama dan para Kapolres dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Penyambutan tersebut berlangsung dengan nuansa budaya lokal. Setyo Boedi menerima sumpah setia personel melalui tradisi angngaru, kemudian disambut tarian tradisional Padduppa yang dibawakan polisi wanita (Polwan) Polrestabes Makassar. Tradisi itu menjadi bagian dari prosesi penerimaan pimpinan baru di lingkungan Polda Sulsel.

Setibanya di Mapolda Sulsel, Setyo Boedi bersama istrinya menyapa para pejabat dan personel yang telah berbaris menyambut kedatangan mereka. Para pejabat utama Polda Sulsel hadir bersama istri masing-masing, sementara para Kapolres se-Sulsel juga mengikuti agenda penyambutan tersebut.

Kedatangan Setyo Boedi menandai dimulainya kepemimpinan baru di Polda Sulsel setelah Komjen Pol Nana Sudjana mendapat penugasan di luar struktur organisasi Polri. Sebelum menjabat Kapolda Sulsel, Setyo Boedi bertugas sebagai Wakil Komandan Korps Brimob Polri.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana menjelaskan bahwa penyambutan tersebut dilanjutkan dengan sejumlah agenda kedinasan. Rangkaian kegiatan mencakup penandatanganan dan penyerahan memori serah terima jabatan serta penyerahan penghargaan kepada pejabat lama.

“Ada serah terima jabatan, kemudian rapat paripurna Bhayangkari, serah terima pataka kanal pamit dan lainnya,” kata Kombes Komang Suartana, Senin (3/4/2023).

Setelah menyapa jajaran pejabat, Setyo Boedi memasuki ruangan bersama sejumlah pejabat untuk mengikuti agenda internal. Beberapa jam kemudian, ia melanjutkan kegiatan di gedung Bhayangkari. Rangkaian tersebut menjadi bagian dari proses pergantian kepemimpinan yang turut melibatkan organisasi Bhayangkari dan jajaran kepolisian di wilayah Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Jurnalis Hilang di Gunung Anak Krakatau,Hari Kedua 250 Personil Dikerahkan Mencari

Pergantian Kapolda tidak hanya mencakup penyerahan tugas dan tanggung jawab kedinasan. Dalam rangkaian serah terima, Polda Sulsel juga menggelar upacara penyerahan Pataka Pallawa Lipu dari Nana Sudjana kepada Setyo Boedi di lapangan upacara Mapolda Sulsel pada hari yang sama. <Cite refs={[“turn856485search0″,”turn856485search7”]}/>

Penyerahan pataka tersebut menjadi penanda simbolis peralihan kepemimpinan di tubuh Polda Sulsel. Nana Sudjana sebelumnya memimpin kepolisian daerah itu sebelum mendapat penugasan baru di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI sebagai Inspektur Utama.

Mutasi tersebut merupakan bagian dari perubahan jabatan di lingkungan Polri. Berdasarkan pemberitaan IDN Times Sulsel, perubahan jabatan itu tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/713/III/KEP/2023 tertanggal 27 Maret 2023. Dalam rangkaian mutasi tersebut, sejumlah posisi Kapolda mengalami pergantian. <Cite refs={[“turn856485search3″,”turn856485search4”]}/>

Selain menjalankan tugas sebagai pimpinan kepolisian daerah, Setyo Boedi juga menerima tanggung jawab dalam pembinaan olahraga di Sulawesi Selatan. Pada kesempatan itu, ia mendapat kepercayaan menggantikan Nana Sudjana sebagai ketua sejumlah cabang olahraga.

Cabang olahraga yang disebut dalam bahan kegiatan tersebut meliputi bola voli, Institut Karate-Do Nasional (Inkanas), judo, dan Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin). Penyerahan kepengurusan itu turut melibatkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan.

Ketua KONI Sulsel Yasir Machmud menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari pergantian kepemimpinan organisasi olahraga dari pejabat lama kepada pejabat baru.

“Iya pada hari ini ada penyerahan ketua yang lama kepada ketua baru, yakni bapak Kapolda,” terang Yasir Machmud.

Keterlibatan pimpinan kepolisian dalam organisasi olahraga diharapkan dapat mendukung pembinaan atlet dan pengembangan cabang olahraga. Namun, kemajuan olahraga juga membutuhkan kerja bersama pengurus, pelatih, atlet, pemerintah daerah, serta pihak lain yang berkaitan dengan pembinaan prestasi.

Baca Juga  Korlantas Polri Verifikasi Material Regident di Polda Sulsel, Perkuat Akurasi Data

Pergantian kepengurusan tersebut berlangsung bersamaan dengan rangkaian awal tugas Setyo Boedi sebagai Kapolda Sulsel. Selain memimpin institusi kepolisian daerah, ia menerima sejumlah tanggung jawab yang berkaitan dengan hubungan kelembagaan dan pembinaan organisasi olahraga.

Setyo Boedi menggantikan Nana Sudjana, yang kemudian mengemban jabatan Inspektur Utama di Sekretariat Jenderal DPR RI. Peralihan tersebut menjadi bagian dari dinamika penempatan perwira tinggi Polri dalam struktur organisasi maupun penugasan di luar institusi kepolisian.

Dengan dimulainya kepemimpinan Setyo Boedi, jajaran Polda Sulsel memasuki periode kerja baru di bawah komando Kapolda yang sebelumnya bertugas di Korps Brimob. Prosesi penyambutan, penyerahan pataka, dan pergantian kepengurusan olahraga menjadi bagian dari agenda yang menandai peralihan tersebut.