NEWS  

Patroli Laut di Pantai Kampung Nelayan Palu, Polairud Antisipasi Ancaman Buaya

Journalist Independent
Personel Ditpolairud Polda Sulteng bersama Basarnas dan BPBD Kota Palu melaksanakan patroli dan pengamanan wisata bahari di pesisir Pantai Kampung Nelayan, Sabtu (7/11/2026).
Personel Ditpolairud Polda Sulteng bersama Basarnas dan BPBD Kota Palu melaksanakan patroli dan pengamanan wisata bahari di pesisir Pantai Kampung Nelayan, Sabtu (7/11/2026).

Journalist Independent, PALU – Aktivitas wisata bahari di pesisir Pantai Kampung Nelayan, Kota Palu, mendapat pengawasan khusus dari personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), Sabtu (7/11/2026) pagi.

Patroli dan pengamanan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menikmati aktivitas pantai dengan aman, sekaligus mengantisipasi potensi bahaya yang mengancam keselamatan pengunjung, termasuk kemungkinan kemunculan buaya di kawasan perairan.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 10.15 WITA. Personel Ditpolairud Polda Sulteng bersama Basarnas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu turun langsung melakukan pemantauan di kawasan pesisir.

Sebanyak 18 personel terlibat dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas empat personel Ditpolairud Polda Sulteng, enam personel Basarnas, dan delapan personel BPBD Kota Palu.

Pengunjung Diingatkan Waspada

Dalam patroli tersebut, petugas memantau aktivitas masyarakat yang sedang menikmati kawasan pantai, termasuk pengunjung yang mandi dan berenang.

Petugas juga memberikan imbauan agar masyarakat tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai dan tetap berada dalam jangkauan pengawasan. Imbauan ini menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya kecelakaan maupun insiden yang dapat membahayakan pengunjung.

Selain pengawasan dari kawasan pesisir, personel Ditpolairud juga melaksanakan patroli laut. Langkah ini dilakukan untuk memantau aktivitas masyarakat di perairan sekaligus mengantisipasi kemungkinan bahaya serangan buaya.

Direktur Polairud Polda Sulteng, Kombes Pol Suprianto, membenarkan pelaksanaan patroli dan pengamanan tersebut. Ia mengatakan, kehadiran personel di kawasan wisata bahari merupakan bentuk pelayanan dan perlindungan Polri kepada masyarakat.

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami, termasuk mereka yang sedang menikmati wisata bahari di kawasan pesisir. Karena itu, personel Ditpolairud kami turunkan untuk melakukan patroli dan pengamanan guna memastikan aktivitas pengunjung berlangsung aman dan nyaman,” ujar Suprianto.

Baca Juga  Jumat Berkah Kasatlantas Polres Maros Iptu Dheny Kurniawan Sambangi Rumah Qur'an Pola Pertolongan Allah

Sinergi Jaga Keselamatan Masyarakat

Suprianto menjelaskan, pengamanan tidak hanya dilakukan melalui pemantauan di sepanjang pantai. Personel juga bergerak menggunakan kapal patroli untuk mengawasi aktivitas pengunjung di perairan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan, terutama saat berenang. Orang tua yang membawa anak-anak juga diminta memberikan pengawasan ekstra selama berada di kawasan pantai.

“Kami mengimbau pengunjung agar tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai dan tetap memperhatikan batas aman saat beraktivitas di laut. Terlebih bagi orang tua, kami minta untuk selalu mengawasi anak-anaknya,” katanya.

Menurut Suprianto, keterlibatan Basarnas dan BPBD Kota Palu menjadi bagian penting dalam membangun sinergi pengamanan kawasan wisata bahari. Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan serta penanganan apabila terjadi keadaan darurat.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan perlindungan dan kepedulian terhadap keselamatan warga. Ini merupakan bagian dari komitmen kami mendukung program Quick Wins Kapolri melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat,” tuturnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, patroli dan pengamanan wisata bahari di pesisir Pantai Kampung Nelayan Kota Palu berlangsung aman dan lancar. (*)