Journalist Independent, Jakarta – Piala Asia 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Arab Saudi terancam ditunda menyusul perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) membuka kemungkinan menggeser turnamen tersebut ke 2028 apabila kondisi kawasan belum memungkinkan untuk menggelar pertandingan.
“Kami bisa menunggu hingga akhir November. Jika memang diperlukan, kami bisa memundurkan turnamen selama satu tahun ke 2028,” kata Presiden AFC Sheikh Salman bin Ibrahim Al Khalifa kepada wartawan di Zurich, Rabu (14/10/2026), sebagaimana dikutip AFP.
Jadwal Masih 7 Januari-5 Februari
Piala Asia 2027 semula dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Arab Saudi akan menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya dalam penyelenggaraan turnamen sepakbola antarnegara di kawasan Asia tersebut.
Sebanyak 24 tim akan bersaing dalam 51 pertandingan yang digelar di delapan stadion. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di tiga kota, yakni Riyadh, Jeddah, dan Al-Khobar.
AFC sebelumnya telah mengumumkan jadwal pertandingan secara resmi pada 26 Oktober 2026. Pengumuman tersebut mencakup waktu kick-off dan lokasi seluruh pertandingan, termasuk laga pembuka antara Arab Saudi dan Palestina di King Fahd Sports City Stadium, Riyadh, pada 7 Januari 2027.
Rangkaian fase grup dijadwalkan berlangsung hingga 20 Januari 2027. Setelah itu, babak 16 besar dimulai pada 22 Januari, perempat final berlangsung pada 28 dan 29 Januari, semifinal digelar pada 1 dan 2 Februari, sedangkan final dijadwalkan pada 5 Februari 2027.
Buka Opsi Penundaan ke 2028
Wacana penundaan muncul setelah meningkatnya ketegangan keamanan di Timur Tengah, termasuk serangkaian serangan kelompok Houthi ke wilayah Arab Saudi. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai jaminan keselamatan pemain, ofisial, suporter, dan seluruh pihak yang terlibat dalam turnamen.
Salman mengatakan AFC belum terburu-buru mengambil keputusan. Menurutnya, perkembangan situasi kawasan masih terus dipantau karena kondisi dapat berubah dalam waktu singkat.
Dia juga menyebut keputusan mengenai kelanjutan turnamen dapat ditunggu hingga akhir November 2026. Jika situasi tidak memungkinkan, AFC memiliki opsi menggeser penyelenggaraan selama satu tahun ke 2028.
Laporan AFP pada 15 Oktober 2026 menyebut pernyataan tersebut disampaikan Salman setelah serangkaian serangan Houthi terhadap Arab Saudi. Sejumlah agenda olahraga di negara itu juga dilaporkan mengalami penundaan atau perubahan jadwal akibat perkembangan keamanan.
Panitia Arab Saudi Sebut Persiapan Tetap Berjalan
Di tengah kemungkinan penundaan, panitia penyelenggara lokal di Arab Saudi menyatakan persiapan Piala Asia 2027 masih berlangsung sesuai jadwal. Pernyataan itu disampaikan pada 15 Oktober 2026 setelah muncul kekhawatiran mengenai kondisi keamanan kawasan.
Panitia menyebut koordinasi dengan AFC dan pihak terkait tetap berjalan. Mereka juga menyatakan terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan kondisi yang diperlukan bagi penyelenggaraan turnamen.
Sikap panitia tersebut menunjukkan belum ada keputusan untuk memindahkan jadwal Piala Asia 2027. Di sisi lain, pernyataan Presiden AFC memperlihatkan opsi penundaan tetap masuk dalam pertimbangan apabila situasi keamanan memburuk.
Presiden Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) Tsuneyasu Miyamoto juga menyampaikan kekhawatiran mengenai kelayakan Arab Saudi menggelar turnamen sesuai jadwal. Dalam pernyataannya pada 23 Oktober 2026, Miyamoto menilai kondisi keamanan yang berkembang perlu menjadi pertimbangan serius.
Dia menyebut keselamatan pemain, suporter, dan seluruh pihak yang hadir harus menjadi perhatian dalam menentukan kelanjutan penyelenggaraan. Pemerintah dan otoritas sepakbola Arab Saudi disebut akan berkoordinasi dengan AFC untuk menentukan langkah berikutnya.
Timnas Indonesia Ikut Terdampak jika Jadwal Berubah
Perubahan jadwal Piala Asia akan berpengaruh terhadap persiapan seluruh peserta, termasuk Timnas Indonesia. Pergeseran turnamen ke 2028 berpotensi mengubah kalender persiapan, program uji coba, hingga pengaturan agenda tim nasional.
Timnas Indonesia berencana menggelar laga uji coba pada periode FIFA Matchday November 2026. Pertandingan tersebut disiapkan sebagai bagian dari rangkaian pematangan tim menjelang Piala Asia.
Jika turnamen tetap digelar pada Januari 2027, tim peserta harus melanjutkan persiapan berdasarkan jadwal yang telah diumumkan AFC. Namun, apabila penundaan diputuskan, federasi dan tim nasional perlu menyesuaikan kembali program yang telah disusun.
Hingga pengumuman jadwal pertandingan pada 26 Oktober 2026, AFC masih mencantumkan Piala Asia berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Dengan demikian, kemungkinan pemindahan ke 2028 belum menjadi keputusan final dan masih bergantung pada perkembangan situasi keamanan serta keputusan resmi AFC. (*)






