Mahasiswi di Makassar Jadi Korban Pelecehan dan Pemerasan saat Melintas di Pekuburan Antang, 2 Pelaku Ditangkap

Journalist Independent
Pihak kepolisian saat melakukan penyisiran lokasi Mahasiswa di Makassar diduga dilecehkan dan diperas Rp100 ribu.
Pihak kepolisian saat melakukan penyisiran lokasi Mahasiswa di Makassar diduga dilecehkan dan diperas Rp100 ribu.(ist)

Journalist Independent, MAKASSAR – Seorang mahasiswi diduga menjadi korban pelecehan dan pemerasan oleh dua pria tak dikenal di kawasan Pekuburan Tionghoa Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.

Bahkan pelaku diduga juga menyentuh bagian sensitif tubuh korban dan meminta uang sebesar Rp100 ribu.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WITA. Saat itu, korban bersama seorang teman laki-lakinya sedang berboncengan sepeda motor dan hendak mengambil jalan pintas menuju Jalan Antang Raya.

Namun, perjalanan keduanya terhenti setelah bertemu dua pria tidak dikenal di kawasan pekuburan. Kedua pria tersebut kemudian menghentikan sepeda motor korban dan rekannya.

Mereka mempertanyakan alasan korban bersama temannya melintas di kawasan tersebut pada waktu subuh. Situasi kemudian diduga mengarah pada tindakan pelecehan seksual.

Salah seorang pria diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan menyentuh bagian sensitif tubuh korban. Terduga pelaku juga disebut meminta korban melayani keinginan seksualnya.

Tidak berhenti di situ, korban mengaku dimintai uang sebesar Rp100 ribu oleh terduga pelaku. Permintaan tersebut disebut disampaikan melalui transaksi pembayaran menggunakan QRIS.

Mengalami kejadian tersebut, korban kemudian mendatangi Polsek Manggala untuk melaporkan dugaan tindak pidana yang dialaminya. Laporan itu diterima petugas sekitar pukul 05.00 WITA.

Merespons laporan tersebut, personel piket fungsi Polsek Manggala langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas dipimpin Pawas Iptu H. Hamsir untuk melakukan pengecekan sekaligus menelusuri keberadaan kedua pria yang dilaporkan korban.

“Begitu menerima laporan dari korban, kami langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan mencari keberadaan para terduga pelaku,” ujar Hamsir dalam keterangannya, Senin (2/10/2026).

Penyisiran yang dilakukan petugas akhirnya membuahkan hasil. Dua pria yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut ditemukan di sekitar kawasan pekuburan dan langsung diamankan.

Baca Juga  Konvoi Sambil Geber Motor Peringatan Sumpah Pemuda di Makassar Berujung Bentrok, Motor Dibakar

Setelah diamankan, keduanya dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Petugas kemudian menyerahkan kedua terduga pelaku kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) guna penanganan perkara sesuai ketentuan hukum.

Penanganan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polsek Manggala dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat. Terutama bagi perempuan yang mengalami tindak kekerasan maupun pelecehan seksual.

Polsek Manggala juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui kantor polisi terdekat atau menghubungi layanan Call Center Polri 110. Dengan laporan tersebut, kepolisian diharapkan dapat segera mengambil tindakan terhadap setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat. (MA)