Journalist Independent, PAREPARE — Madura United membawa 23 pemain, termasuk delapan pemain asing, untuk menghadapi PSM Makassar pada pekan kedelapan Super League 2026/2027. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/10/2026).
Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu datang dengan misi bangkit setelah menelan kekalahan dari Persebaya Surabaya pada pertandingan sebelumnya. Pelatih Madura United, Jose Gomes, memastikan seluruh pemain yang diboyong dalam kondisi siap menghadapi tantangan di kandang PSM.
Rombongan Madura United bertolak menuju Sulawesi Selatan setelah menyelesaikan latihan terakhir di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Kamis (29/10/2026).
Setibanya di Parepare, tim tidak langsung beristirahat tanpa persiapan. Jose Gomes dan jajaran pelatih tetap mengagendakan latihan tertutup di Lapangan Mini Soccer Titik Kumpul, Kecamatan Soreang, Jumat (30/10/2026) pagi.
Latihan tersebut menjadi bagian dari persiapan akhir sebelum pertandingan. Tim pelatih memanfaatkan kesempatan itu untuk menjaga kondisi fisik pemain sekaligus mematangkan strategi menghadapi permainan PSM Makassar.
Kedatangan rombongan Madura United di Parepare juga mendapat pengawalan aparat kepolisian. Pengamanan dilakukan untuk memastikan perjalanan tim dari bandara menuju hotel berlangsung aman dan lancar.
Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasat Intelkam) Polres Parepare, AKP Burhanuddin, membenarkan kedatangan rombongan tim asal Madura tersebut.
“Iya, rombongan Madura United sudah tiba kemarin sekitar pukul 18.30 Wita. Setelah tiba di hotel, para pemain satu per satu turun dari bus setelah bertolak dari Bandara Sultan Hasanuddin dan dikawal aparat kepolisian,” ujar Burhanuddin, Jumat (30/10/2026).
Sementara itu, Jose Gomes mengatakan pemilihan 23 pemain telah mempertimbangkan kebutuhan taktik dan kemampuan individu untuk menghadapi PSM. Kehadiran delapan pemain asing juga memberikan lebih banyak pilihan bagi tim pelatih dalam menentukan komposisi pemain utama.
“Semua pemain sudah siap melawan PSM Makassar,” kata Jose Gomes, dikutip dari akun Instagram resmi Madura United.
Kesiapan tersebut menjadi modal penting bagi Madura United yang ingin memperbaiki hasil pertandingan sebelumnya. Pada Senin (26/10/2026), Laskar Sape Kerrab kalah 1-3 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.
Kekalahan itu menjadi bahan evaluasi bagi Jose Gomes sebelum menghadapi PSM. Madura United perlu memperbaiki sejumlah aspek permainan, terutama organisasi pertahanan dan efektivitas dalam memanfaatkan peluang.
Menghadapi PSM di Parepare bukan perkara mudah. Selain harus menghadapi kualitas permainan tuan rumah, Madura United juga berpotensi mendapat tekanan dari dukungan suporter yang dikenal kuat di Stadion Gelora BJ Habibie.
Karena itu, disiplin permainan menjadi salah satu faktor penting bagi tim tamu. Madura United perlu menjaga konsentrasi sejak awal pertandingan agar tidak memberikan ruang bagi PSM untuk mengembangkan serangan.
Dengan membawa 23 pemain, Jose Gomes memiliki sejumlah alternatif untuk menyesuaikan strategi sepanjang laga. Pergantian pemain juga dapat menjadi opsi untuk menjaga intensitas permainan apabila pertandingan berlangsung ketat.
Laga pekan kedelapan ini menjadi kesempatan bagi Madura United untuk kembali meraih poin sekaligus memperbaiki posisi dalam persaingan Super League 2026/2027.
Di sisi lain, PSM Makassar tentu berupaya memanfaatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri. Pertemuan kedua tim diperkirakan berlangsung menarik karena masing-masing memiliki kepentingan untuk mendapatkan hasil maksimal.
Madura United berharap persiapan yang dilakukan sejak keberangkatan dari Madura hingga latihan terakhir di Parepare dapat menjadi bekal menghadapi tuan rumah. Misi mereka jelas: mengakhiri hasil negatif dan membawa pulang poin dari Stadion Gelora BJ Habibie.






