JAKARTA — Mutasi besar-besaran Polri pada akhir Agustus 2026 ikut mengubah susunan sejumlah jabatan perwira tinggi. Enam Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) mendapat penugasan baru di lingkungan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.
Perubahan tersebut tercantum dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026. Ketiga surat itu masing-masing bernomor ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026.
Secara keseluruhan, mutasi tersebut mencakup 424 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sebanyak 344 personel mendapat promosi atau penempatan pada jabatan baru, sementara sebagian lainnya menjalani penugasan pendidikan hingga memasuki masa pensiun.
Sejumlah Kapolda dan Wakapolda Bergeser
Salah satu perwira yang bergeser ke Lemdiklat ialah Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru. Sebelumnya, Yulius menjabat Kapolda Papua Barat Daya.
Yulius baru menempati jabatan tersebut sejak Juni 2026. Dalam mutasi terbaru, ia mendapat tugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Posisi Kapolda Papua Barat Daya selanjutnya ditempati Brigjen Pol Hengki Haryadi. Sebelum mendapat jabatan tersebut, Hengki menjabat Wakapolda Riau.
Perubahan juga terjadi di Polda Maluku Utara. Brigjen Pol Stephen Maleachi Napiun yang sebelumnya menjabat Wakapolda Maluku Utara kini ditugaskan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Posisi Wakapolda Maluku Utara kemudian diisi Brigjen Pol Drs. Slamet Hariyadi, S.I.K., M.H.
Nama lain yang bergeser ke Lemdiklat ialah Brigjen Pol Awi Setiyono. Ia sebelumnya menjabat Wakapolda Sulawesi Utara dan kini mendapat tugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Jabatan Wakapolda Sulawesi Utara selanjutnya ditempati Brigjen D.I. Susetio Cahyadi.
Ada Perwira yang Masuk Lemdiklat
Mutasi tidak hanya menyentuh perwira yang sebelumnya bertugas di wilayah. Brigjen Pol Teguh Yuswardhie juga mendapat penugasan baru di lingkungan Lemdiklat.
Sebelumnya, Teguh menjabat Analis Kebijakan Utama Bidang Labfor Bareskrim Polri. Dalam mutasi terbaru, ia ditempatkan sebagai Penjamin Mutu Pendidikan Kepolisian Utama Tingkat II Lemdiklat Polri.
Brigjen Pol Erwin Kurniawan juga bergeser ke lingkungan pendidikan Polri. Sebelumnya, Erwin menjabat Karobinopsnal Baharkam Polri.
Kini, Erwin mendapat tugas sebagai Dosen Kepolisian Utama Tingkat II Akpol Lemdiklat Polri.
Sementara itu, Brigjen Pol I Ketut Yudha Karyana ditempatkan sebagai Pati Lemdiklat Polri dalam rangka memasuki masa pensiun.
Polri Sebut Bagian dari Pembinaan Karier
Polri menyebut mutasi dan rotasi tersebut sebagai bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel.
Penempatan perwira pada jabatan baru mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk kebutuhan organisasi, kompetensi, pengalaman, serta tantangan tugas yang dihadapi.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan pergeseran jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan karier personel.
“Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel,” kata Johnny.
Menurut dia, penempatan personel pada jabatan baru disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kompetensi, dan tantangan tugas.
Rangkaian mutasi tersebut sekaligus memperlihatkan adanya penyegaran pada sejumlah jabatan strategis Polri, termasuk pergeseran sejumlah perwira dari jabatan kewilayahan ke lingkungan pendidikan dan pengembangan kepolisian. (*)






