Seleksi Bintara Polri Tahun 2023, Polda Sulsel Bakal Cetak SDM Berkualitas Serta Transparan

Journalist Independent

SULSEL, — Seleksi penerimaan Bintara Polri di wilayah hukum Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai bergulir pada Mei 2023. Proses ini menekankan transparansi dan akuntabilitas untuk menjaring calon anggota Polri yang berkualitas serta memiliki kemampuan sesuai kebutuhan institusi.

Sejumlah calon siswa (casis) mulai mengikuti tahapan seleksi. Akbar, salah seorang peserta, mengaku telah menjalani tes kesehatan tahap pertama dan bersiap mengikuti tahapan berikutnya.

“Alhamdulillah, sudah tes kesehatan pertama kak. Selanjutnya, tes psycho,” kata Akbar, salah seorang calon siswa (casis).

Akbar berharap dapat melewati seluruh tahapan seleksi dengan baik dan lolos menjadi anggota Polri. Ia juga berharap panitia menjalankan proses penerimaan secara terbuka dan sesuai ketentuan.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa lulus dan proses seleksi juga berjalan dengan baik,” tambahnya.

Penerimaan anggota Polri menjadi salah satu jalur bagi generasi muda untuk mengabdikan diri kepada negara. Pada 2023, Polri membuka kuota penerimaan sebanyak 11.531 orang melalui jalur Bintara dan Akademi Kepolisian (Akpol), berdasarkan informasi dalam bahan yang disampaikan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, S.I.K., membenarkan bahwa tahapan seleksi telah dimulai. Ia menyampaikan bahwa para peserta kini mengikuti rangkaian ujian sesuai mekanisme penerimaan.

“Sudah mulai ujian/tes seleksinya,” kata Komang Suartana.

Polda Sulsel menegaskan pentingnya transparansi dalam setiap tahapan penerimaan. Prinsip tersebut diharapkan memberi kesempatan yang adil kepada seluruh peserta sekaligus memastikan proses seleksi berjalan sesuai aturan.

Komang mengatakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Setyo Boedi Moempoeni Harso memberikan perhatian terhadap pelaksanaan seleksi. Penekanan itu ditujukan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas di lingkungan Polri.

“Polda Sulsel dalam hal ini perintah bapak Kapolri. Jenderal Listyo Sigit, Kapolda Sulsel. Irjen. Pol. Setyo Boedi Moempoeni Harso SH. M. Hum, memberikan atensi untuk transparan tujuannya agar melahirkan SDM-SDM berkualitas ditubuh Polri,” tutup Komang Suartana.

Baca Juga  Berdalih Ada Untuk Masyarakat, Wartawan Saja Di Cuekin, Ketum LMR-RI Desak Kasatlantas Polrestabes Makassar Dicopot

Transparansi dalam penerimaan anggota Polri menjadi aspek penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap tahapan perlu berjalan sesuai prosedur, dengan hasil seleksi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bagi para peserta, proses penerimaan ini menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuan dan kesiapan mereka. Kelulusan diharapkan ditentukan melalui hasil seleksi dan pemenuhan persyaratan, bukan faktor di luar ketentuan yang berlaku.