MAKASSAR, — Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar mengerahkan sekitar 500 personel untuk mengamankan perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Pengamanan yang melibatkan personel dari polsek jajaran tersebut berlangsung hingga pergantian tahun pada 31 Desember 2022 menuju 1 Januari 2023.
Polrestabes Makassar menyatakan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan kondusif. Personel kepolisian disiagakan di sejumlah lokasi untuk mengantisipasi gangguan keamanan, mengawasi tempat ibadah, serta memantau situasi di berbagai wilayah Kota Makassar.
Kapolrestabes Makassar saat itu, Kombes Pol Budi Haryanto, S.I.K., mengapresiasi kelancaran pelaksanaan pengamanan tersebut. Ia menyebut keberhasilan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terlepas dari kesiapan personel serta dukungan berbagai pihak.
“Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena perayaan Natal dan Tahun baru 2023 bisa berjalan lancar, aman dan kondusif, “kata KBP. Budi Haryanto S. Ik.
Menurutnya, pengamanan perayaan akhir tahun membutuhkan koordinasi antara kepolisian dan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diperlukan untuk menjaga ketertiban sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah maupun merayakan pergantian tahun.
500 Personel Disiagakan di Sejumlah Titik
Kabag Ops Polrestabes Makassar saat itu, AKBP Darminto, S.Sos., menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan sekitar 500 personel untuk mengamankan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru.
Personel tersebut berasal dari Polrestabes Makassar dan polsek jajaran. Mereka menjalankan tugas pengamanan sesuai kebutuhan di lapangan, mulai dari menjaga tempat ibadah hingga memantau kondisi keamanan di sejumlah lokasi strategis.
Darminto mengatakan persiapan pengamanan telah dilakukan sejak tujuh hari sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru. Langkah itu bertujuan memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya selama operasi berlangsung.
“Alhamdulillah, jadi H-7 jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2023, para Personil kami sudah siapkan untuk pengamanan. Baik, untuk antisipasi bencana alam seperti banjir juga ada anggota yang pengamanan tempat ibadah serta objek vital. Selebihnya itu Mobile memantau situasi dan itu 24 jam, harus rutin setiap malam, “tutup AKBP. Darminto S. Sos.
Selain menjaga keamanan tempat ibadah dan objek vital, personel juga menjalankan patroli bergerak atau mobile untuk memantau perkembangan situasi. Pengawasan tersebut dilakukan secara rutin, terutama pada malam hari ketika aktivitas masyarakat meningkat menjelang pergantian tahun.
Antisipasi Banjir hingga Gangguan Kamtibmas
Pengamanan Natal dan Tahun Baru tidak hanya berfokus pada potensi gangguan kriminalitas. Polrestabes Makassar juga menyiapkan personel untuk mengantisipasi kemungkinan bencana alam, termasuk banjir yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian penting dari pengamanan akhir tahun karena hujan dan genangan dapat memengaruhi kelancaran lalu lintas serta mobilitas warga. Kehadiran personel di lapangan diharapkan membantu petugas merespons situasi yang membutuhkan penanganan segera.
Di sisi lain, penjagaan tempat ibadah bertujuan mendukung umat Kristiani menjalankan ibadah Natal dengan aman dan nyaman. Petugas juga memantau objek vital serta melakukan patroli untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat atau Harkamtibmas.
Pengamanan yang berlangsung selama periode Natal dan Tahun Baru tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga stabilitas keamanan di Kota Makassar. Melalui penempatan personel di sejumlah titik, polisi berupaya mencegah gangguan sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.
Kapolrestabes Apresiasi Dukungan Stakeholder
Budi Haryanto menegaskan bahwa keberhasilan menjaga situasi kondusif bukan semata-mata hasil kerja kepolisian. Menurutnya, dukungan pemangku kepentingan atau stakeholder turut berperan dalam menciptakan keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Tentunya ini semua tak lepas dari peran serta Stakeholder untuk mendukung program Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar menciptakan Harkamtibmas sebagai tujuan utamanya berdirinya kota Millenium, “tambahnya.
Koordinasi lintas sektor menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keamanan kota, terutama ketika masyarakat melakukan berbagai kegiatan secara bersamaan. Dukungan pemerintah daerah, pengelola tempat ibadah, petugas terkait, serta partisipasi masyarakat dapat membantu kepolisian menjalankan pengamanan secara efektif.
Perayaan Natal dan Tahun Baru juga menjadi momentum meningkatnya aktivitas warga di ruang publik. Karena itu, patroli, penjagaan, dan pemantauan situasi diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat kegiatan masyarakat.
Hingga pergantian tahun menuju 2023, Polrestabes Makassar menyebut situasi keamanan secara umum tetap kondusif. Kesiapan sekitar 500 personel, pengamanan tempat ibadah dan objek vital, serta patroli rutin menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam menjaga ketertiban.
Polrestabes Makassar pun menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur masyarakat untuk mempertahankan kondisi tersebut. Upaya menjaga keamanan dan ketertiban diharapkan tidak hanya berlangsung selama perayaan hari besar, tetapi juga berlanjut dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Makassar.
Dengan berakhirnya rangkaian pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 dalam situasi kondusif, kepolisian mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang membantu menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukumnya.






