Ditpolairud Polda Sulteng Gandeng Nelayan Bersihkan Pantai Labean

Journalist Independent
Personel Ditpolairud Polda Sulteng bersama kelompok nelayan membersihkan kawasan pesisir Desa Labean, Kabupaten Donggala, dalam mendukung program Green Policing, Kamis (5/11/2026).
Personel Ditpolairud Polda Sulteng bersama kelompok nelayan membersihkan kawasan pesisir Desa Labean, Kabupaten Donggala, dalam mendukung program Green Policing, Kamis (5/11/2026). (Ist)

JournalistIndependent, DONGGALA – Kepedulian terhadap kelestarian laut dimulai dari menjaga kebersihan pantainya. Di pesisir Desa Labean, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tengah bersama kelompok nelayan turun langsung membersihkan kawasan pantai, Kamis (5/11/2026).

Di sepanjang garis pesisir, personel kepolisian dan nelayan bahu-membahu memungut sampah yang berserakan.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng), Kombes Pol Suprianto, mengatakan, aksi tersebut bukan sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi ajakan kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kawasan pantai.

Kegiatan itu dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program Green Policing yang mendorong kepolisian berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Kawasan pesisir memiliki arti penting bagi masyarakat setempat. Selain menjadi tempat nelayan menjalankan aktivitas sehari-hari, pantai juga merupakan bagian dari ekosistem laut yang perlu dijaga agar tetap bersih dan sehat.

Sampah yang dibiarkan menumpuk dapat mengganggu keindahan pantai serta berpotensi mencemari lingkungan perairan. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat berdampak terhadap kehidupan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sumber daya laut.

Kata dia, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan pesisir.

“Personel marnit Pantai Barat Ditpolairud Polda Sulteng bersama kelompok nelayan labean pantai barat kab donggala melaks bersih bersih pantai dlm mendukung perogram green policing,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Suprianto berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan pantai. Kesadaran itu diharapkan tumbuh menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi warga yang beraktivitas di sekitar kawasan pesisir.

“Upaya menjaga lingkungan, tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan bersih-bersih sesekali. Diperlukan keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan agar kawasan pantai tidak kembali dipenuhi sampah setelah kegiatan selesai,” ucapnya.

Baca Juga  Owner Arisan Online ATY Diduga Gelapkan Dana, Krimsus Polda Sulsel Diminta Turun Tangan

Karena itu, kolaborasi antara kepolisian dan kelompok nelayan menjadi salah satu langkah untuk membangun kebiasaan menjaga lingkungan.

Masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi peserta kegiatan, tetapi juga mengambil peran dalam mempertahankan kebersihan kawasan tempat mereka tinggal dan bekerja.

“Kami berharap semangat menjaga lingkungan dapat terus tumbuh dan meluas. Sebab, kelestarian laut tidak hanya ditentukan oleh luasnya perairan, tetapi juga oleh kepedulian manusia dalam merawat kawasan pesisirnya,” pungkasnya. (MA)