Journalist Independent, MAKASSAR — Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Jalan Tinumbu Lorong 132, Kelurahan Bunga Ejaya, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 03.00 Wita. Api merusak berat tujuh rumah dan satu gudang semipermanen.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar Muhammad Fadli Tahar mengatakan kebakaran tersebut berdampak pada sembilan kepala keluarga (KK) atau 33 jiwa. Meski api merusak delapan bangunan, peristiwa itu tidak menimbulkan korban luka maupun korban meninggal dunia.
“Kebakaran tersebut mengakibatkan 8 bangunan semi permanen mengalami kerusakan berat, terdiri atas 7 rumah dan 1 gudang,” kata Fadli dalam keterangannya, Sabtu (10/10/2026).
Warga Pertama Kali Melihat Api
Kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat penduduk pada dini hari. Menurut Fadli, seorang warga yang keluar dari salah satu rumah kontrakan pertama kali melihat api.
Petugas masih mendalami penyebab kebakaran. BPBD Makassar menduga arus pendek listrik atau korsleting memicu munculnya api, tetapi pihak berwenang masih perlu memeriksa lokasi untuk memastikan penyebabnya.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kejadian masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang,” tutur Fadli.
BPBD Salurkan Bantuan kepada Warga
BPBD Makassar turun menangani dampak kebakaran dan membantu warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal. Tim menyalurkan bantuan berupa terpal, perlengkapan keluarga atau family kit, serta makanan siap saji bagi warga terdampak.
Fadli juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik rumah tangga.
Ia meminta warga memeriksa kabel, stopkontak, dan peralatan listrik secara berkala. Pemeriksaan tersebut penting untuk mengenali kerusakan yang berpotensi memicu korsleting.
“Kami mengimbau agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan terhadap setiap potensi bahaya kebakaran. Salah satunya mengingatkan warga memeriksa kondisi kabel, stop kontak, dan peralatan listrik secara berkala,” pungkasnya.
Hingga informasi ini disampaikan, penyebab pasti kebakaran masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu, BPBD Makassar telah menyalurkan bantuan untuk mendukung kebutuhan dasar sembilan keluarga yang terdampak. (*)






