JAKARTA – Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini menegaskan kasus dugaan pelanggaran aturan finansial yang melibatkan mantan klubnya, Manchester City, bukan bagian dari tanggung jawabnya.
Mancini menyampaikan pernyataan tersebut setelah komisi independen disebut menemukan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran aturan finansial atau FFP Liga Inggris. Proses hukum kasus tersebut masih berjalan dan klub belum menerima penentuan sanksi.
“Itu bukan masalah saya. Ini bukan hal baru karena masalah ini sudah dibicarakan selama empat atau lima tahun terakhir,” kata Mancini, dikutip dari The Guardian pada Selasa.
Mancini Bantah Terlibat Urusan Kontrak
Manchester City diperkirakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Salah satu bagian perkara berkaitan dengan dugaan kegagalan klub memberikan informasi akurat mengenai pembayaran kepada pemain dan pelatih pada sejumlah musim.
Periode yang masuk dalam perkara tersebut mencakup masa ketika Mancini menangani Manchester City. Ia melatih klub berjuluk The Citizens itu pada 2009 hingga 2013.
Selama empat tahun tersebut, Mancini membawa Manchester City meraih gelar Liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 44 tahun. Ia juga mempersembahkan trofi Piala FA.
Mancini kemudian mendapat pertanyaan mengenai dugaan keberadaan kontrak ganda yang berkaitan dengan masa kerjanya di Manchester City.
Pelatih asal Italia itu kembali menegaskan bahwa persoalan tersebut merupakan urusan klub dan bukan tanggung jawabnya.
“Dugaan kontrak ganda itu bukan urusan saya. Itu masalah mereka, bukan masalah saya,” ujar Mancini.
Proses Hukum Masih Berjalan
Kasus Manchester City tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran aturan finansial Liga Inggris. Komisi independen disebut telah menyatakan klub bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang diajukan.
Namun, proses hukum belum sepenuhnya berakhir. Sanksi terhadap Manchester City belum ditentukan dan klub diperkirakan menempuh jalur banding.
Mancini sendiri menegaskan bahwa persoalan tersebut sudah berlangsung selama beberapa tahun. Ia memilih tidak mengaitkan dirinya dengan proses hukum yang melibatkan klub yang pernah ia tangani. (*)






