BEKASI – Polda Metro Jaya memanen 10 ton ikan dan udang dari tambak seluas 54 hektare di Desa Pantai Harapan Jaya, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Senin (28/9/2026).
Hasil panen tersebut akan menjadi bagian dari rantai pasok bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Metro Jaya di wilayah Bekasi. Program ini sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar kawasan tambak.
Panen raya itu dihadiri Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri. Ia datang bersama Wakapolda Metro Jaya Irjen Dekananto Eko Purwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kapolres Metro Bekasi Kombes Andi Oddang, serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya.
Tambak 54 Hektare Terbagi 128 Kolam
Kawasan tambak tersebut terbagi dalam delapan blok dengan total 128 kolam. Komoditas yang dikembangkan meliputi ikan nila, mujair, lele, dan udang.
Ikan yang dipanen telah menjalani masa pemeliharaan sekitar 120 hari. Pengelola kemudian melakukan panen secara berkala, termasuk setiap dua minggu pada sejumlah kolam.
Pada panen kali ini, petugas mengambil hasil dari 20 kolam ikan nila dan mujair, dua kolam lele, serta 10 kolam udang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut total hasil panen mencapai 10 ton.
“Panen dilakukan terhadap 20 kolam ikan nila dan mujair, dua kolam lele, dan 10 kolam udang dengan total 10 ton. Dari komoditas ini akan menjadi bahan baku pasokan di SPPG wilayah Bekasi,” kata Budi Hermanto.
Polda Metro Jaya Dorong Pemberdayaan Masyarakat
Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri mengatakan pengembangan tambak tidak hanya mendukung program pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi.
Menurut dia, pengelolaan kawasan tersebut juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui pembukaan lapangan pekerjaan.
“Program ini sangat bermanfaat sehingga masyarakat yang membutuhkan lapangan pekerjaan bisa diserap di sini, bisa semakin banyak lagi kalau kita kembangkan lagi,” kata Asep.
Selain tambak ikan dan udang, kawasan tersebut juga memiliki sejumlah usaha peternakan. Di antaranya ayam petelur dan ternak kambing.
Pengembangan berbagai komoditas itu menjadi bagian dari upaya memperkuat ketersediaan bahan pangan sekaligus mendorong pemanfaatan lahan secara produktif.
Dengan luas mencapai 54 hektare dan 128 kolam, kawasan tambak Muara Gembong tersebut menjadi salah satu sumber bahan baku yang disiapkan untuk mendukung kebutuhan SPPG Polda Metro Jaya di wilayah Bekasi. (*)






