Jenazah Sertu Anumerta Heri Korban Helikopter MI-17 Dipulangkan ke Klaten

Journalist Independent
Evakuasi kru helikopter yang dikabarkan jatuh di perairan Seruyan (Dok. Istimewa)
Evakuasi kru helikopter yang dikabarkan jatuh di perairan Seruyan (Dok. Istimewa)

Journalist Independent  – Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo, korban terakhir yang ditemukan dalam kecelakaan helikopter MI-17V5 TNI Angkatan Darat di perairan Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, dipulangkan ke Klaten, Jawa Tengah, Sabtu.

Pelepasan jenazah berlangsung di Bandara Kuala Pembuang dan dipimpin langsung Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin. Upacara tersebut turut dihadiri ayahanda almarhum, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, serta sejumlah pejabat lainnya.

Pangdam mengatakan, Heri merupakan korban ketiga yang meninggal dunia dan berhasil ditemukan dalam operasi pencarian helikopter tersebut. Setelah ditemukan, jenazah berhasil dievakuasi dan dipersiapkan untuk dipulangkan kepada keluarga.

“Hari ini kita berangkatkan almarhum Sertu Anumerta Heri, ini adalah korban yang meninggal ke tiga yang berhasil ditemukan kemarin. Alhamdulillah semua evaluasi berjalan dengan baik dan lancar,” kata Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin di Kuala Pembuang, Sabtu.

Jenazah Heri dipulangkan ke Klaten sesuai permintaan keluarga. Sementara itu, prosesi pemakaman direncanakan dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

“Hari ini kita berangkatkan ke Klaten, karena orang tuanya meminta dimakamkan di Klaten kemudian nanti sebagai inspektur upacara direncanakan Bapak Kasad,” ujar Pangdam.

Kehadiran ayahanda almarhum dalam upacara pelepasan menjadi bagian dari prosesi penghormatan terakhir sebelum jenazah diberangkatkan menuju kampung halaman.

Di sela kegiatan tersebut, Zainul juga menyampaikan harapan agar bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak kembali terjadi di Kalimantan maupun wilayah Indonesia lainnya pada tahun-tahun mendatang.

Ia mengajak masyarakat berpartisipasi dalam upaya pencegahan karhutla, terutama dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar. Menurutnya, keterlibatan masyarakat diperlukan untuk mengurangi risiko kebakaran yang dapat berdampak luas terhadap lingkungan dan kehidupan warga.

Baca Juga  Dua Jenazah Korban Helikopter TNI AD Diberangkatkan ke Semarang, Satu Dimakamkan di Bandung

Pangdam juga menyampaikan rencana kunjungan bersama Kapolda dan Gubernur Kalimantan Tengah ke kawasan Taman Nasional Tanjung Puting untuk melihat perkembangan penanganan kebakaran di wilayah tersebut.

“Nanti setelah ini kita akan berkunjung ke Tanjung Puting bersama Bapak Kapolda dan Gubernur untuk melihat perkembangan di sana. Dapat laporan terakhir di sana sudah jauh menurun kebakarannya,” terangnya.

Pemulangan jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo menjadi bagian dari rangkaian penanganan pascakecelakaan helikopter MI-17V5 TNI AD di perairan Seruyan. Setelah seluruh korban yang dilaporkan ditemukan, jenazah selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan sesuai permintaan pihak keluarga.