Journalistindependent.com, MAMUJU – Seorang pria berinisial R (40) di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), ditangkap polisi setelah diduga memperkosa anak tirinya yang masih berusia 13 tahun hingga hamil. Aksi bejat tersebut diduga berlangsung berulang kali saat ibu korban pergi berjualan ikan.
Kasus ini terungkap setelah keluarga mencurigai perubahan kondisi tubuh korban. Remaja perempuan itu kerap mengalami mual dan muntah hingga membuat kakaknya memutuskan membeli alat tes kehamilan.
Kasi Humas Polresta Mamuju Iptu Herman Basir membenarkan penangkapan terduga pelaku. Polisi mengamankan R setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban.
“Sudah diamankan (terduga pelaku),” ujar Herman kepada wartawan, Minggu (1/11/2026).
Terungkap Setelah Korban Diketahui Hamil
Dugaan pemerkosaan tersebut terjadi di rumah korban di Kecamatan Kalukku, Mamuju. Peristiwa itu diduga berlangsung sejak awal 2026.
Kecurigaan keluarga bermula ketika korban sering mengeluhkan mual dan muntah. Melihat kondisi tersebut, kakak korban kemudian membeli alat tes kehamilan untuk memastikan penyebab perubahan kondisi adiknya.
Hasil pemeriksaan mandiri itu menunjukkan korban positif hamil. Keluarga kemudian meminta penjelasan kepada korban hingga akhirnya remaja tersebut mengungkap dugaan kekerasan seksual yang dilakukan ayah tirinya.
“Setelah dicek positif (hamil), tapi itu pemeriksaan keluarga, kakaknya,” beber Herman.
Pelaku Diduga Beraksi Saat Ibu Korban Berjualan
Dari keterangan awal, R diduga memanfaatkan kondisi rumah yang sepi untuk melancarkan aksinya. Pelaku disebut melakukan perbuatan tersebut ketika ibu korban keluar rumah untuk berjualan ikan.
Situasi itu diduga membuat korban berada tanpa perlindungan saat ibunya meninggalkan rumah.
Pihak keluarga kemudian melaporkan dugaan tindak pidana tersebut ke Mapolresta Mamuju pada 29 Oktober 2026. Polisi langsung menindaklanjuti laporan dan mengamankan R.
Polisi Temukan Barang Bukti Sabu
Dalam proses penangkapan dan penggeledahan, polisi juga menemukan barang bukti narkotika jenis sabu yang diduga kerap digunakan terduga pelaku.
“Ditangkap dengan barang bukti narkoba,” terang Herman.
Temuan tersebut membuat polisi turut mendalami dugaan keterlibatan R dalam penyalahgunaan narkotika. Penyidik kini menelusuri asal-usul sabu yang ditemukan saat penangkapan.
Herman mengatakan, penyidik masih mendalami kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak tersebut, termasuk menggali kronologi dan modus yang digunakan terduga pelaku.
Polisi juga perlu mengungkap seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan pertanggungjawaban hukum R atas dugaan perbuatan terhadap anak tirinya. (*)





