Journalist Independent.com, MAKASSAR – Pasar kendaraan elektrifikasi di Sulawesi mulai menunjukkan geliat. BYD mencatat lebih dari 1.100 keluarga di wilayah ini telah menggunakan kendaraan produksinya hingga September 2026. Untuk memperluas penetrasi pasar, pabrikan asal China tersebut mulai memperkuat jaringan dealer sekaligus membawa sejumlah model andalannya ke Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Salah satu yang menjadi perhatian dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2026 adalah New BYD M6 EV. Mobil listrik keluarga ini dipamerkan bersama dua varian lainnya, yakni M6 DM Classic dan M6 DM Cross.
Ketiganya menjadi bagian dari strategi BYD menawarkan pilihan kendaraan elektrifikasi dengan karakter teknologi berbeda. M6 EV mengandalkan tenaga listrik sepenuhnya atau battery electric vehicle (BEV), sedangkan M6 DM mengusung teknologi Dual Mode (DM) yang memadukan tenaga listrik dan mesin bensin dengan konsep Electric-First.
Kehadiran varian DM memberikan alternatif bagi konsumen yang ingin merasakan pengalaman berkendara elektrifikasi dengan dukungan mesin konvensional.
Sejak diperkenalkan di Indonesia pada 2024, keluarga BYD M6 diklaim telah membukukan penjualan lebih dari 29.000 unit. Capaian tersebut merupakan akumulasi penjualan M6 EV dan M6 DM.
Di Sulawesi, BYD melihat peluang pertumbuhan pasar masih terbuka. Untuk mendukung penjualan sekaligus memastikan layanan purnajual, BYD Group saat ini telah mengoperasikan tujuh dealer di sejumlah wilayah Sulawesi. Jaringan tersebut ditargetkan bertambah menjadi 12 lokasi.
Ekspansi jaringan menjadi bagian penting dalam memperluas penerimaan kendaraan elektrifikasi di luar Pulau Jawa. Ketersediaan dealer dan layanan purnajual menjadi salah satu pertimbangan konsumen sebelum beralih ke kendaraan listrik.
Selain keluarga M6, BYD turut membawa Atto 3 dan Atto 1 untuk diperkenalkan kepada pengunjung GIIAS Makassar 2026. Seluruh model tersebut tampil dengan tema ‘Green Future, Smart Emotion’.
Pameran yang berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC) itu dimanfaatkan BYD untuk mendekatkan teknologi kendaraan elektrifikasi kepada masyarakat Sulawesi.
Secara nasional, BYD mencatat penjualan 46.700 unit sepanjang Januari hingga September 2026. Perusahaan juga mengklaim telah menguasai 37 persen pangsa pasar kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) di Indonesia.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan keikutsertaan BYD dalam GIIAS Makassar 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas bisnis sekaligus memperkenalkan inovasi teknologi kepada masyarakat.
“Melalui GIIAS Makassar 2026, kami ingin melanjutkan komitmen jangka panjang BYD dalam menghadirkan inovasi teknologi, mengembangkan bisnis secara berkelanjutan, dan berkontribusi terhadap transformasi industri otomotif Indonesia,” kata Eagle. (iz)






