Satu Keluarga Tewas Ditusuk, Terduga Pelaku Adik Korban Berakhir Ditembak

Journalist Independent
Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung
Satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak ditemukan tewas di dalam rumahnya di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung

TULANG BAWANG – Satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, ditemukan tewas di dalam rumah, Senin (5/10) pagi. Ketiga korban terdiri dari ayah, ibu, dan anak perempuan.

Ketiganya yakni Rahmat (69), Hasanah (56), serta putri mereka, Devny Kishela Putri (14). Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di lokasi berbeda di dalam rumah sekitar pukul 08.30 WIB.

Dalam penyelidikan awal, polisi mengarah kepada seorang pria berinisial AF (35) yang diketahui merupakan adik kandung Hasanah.

Namun, pengejaran terhadap AF berakhir pada Senin malam. Terduga pelaku tewas ditembak polisi saat hendak diamankan di Kabupaten Lampung Timur.

Polisi Terima Laporan Penusukan

Kasus tersebut terungkap setelah polisi menerima laporan adanya penusukan terhadap satu keluarga. Kapolsek Banjar Agung AKP Irwansyah mengatakan laporan diterima melalui sambungan WhatsApp dari anak korban dalam kondisi histeris.

“Tadi pagi kami mendapat telepon via WA dari anak korban secara histeris menyatakan telah terjadi penusukan terhadap orang tuanya, sehingga kami dengan Reskrim berikut SPK mendatangi TKP,” kata Irwansyah.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan tiga orang telah tergeletak di dalam rumah.

“Ternyata memang betul telah tergeletak tiga orang, yaitu suami istri dengan satu orang anak di TKP,” ucapnya.

Korban Alami Luka Senjata Tajam

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP) awal, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh ketiga korban yang diduga akibat senjata tajam.

“Ada beberapa luka tusukan senjata tajam yang kami temukan saat melakukan olah TKP. Ada di kepala, dada hingga bagian tubuh para korban,” ujar Kasatreskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama.

Selain luka akibat benda tajam, polisi menemukan luka pada bagian kepala dan leher yang diduga berasal dari benturan benda keras.

“Jadi untuk luka-luka, lagi dibawa untuk di visum dan autopsi. Luka-lukanya itu luka benda tajam benturan linggis. Itu ada di kepala, bagian kepala, bagian leher, sehingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Irwansyah.

Ketiga jenazah kemudian direncanakan menjalani autopsi untuk membantu penyidik mengungkap penyebab kematian serta rangkaian peristiwa yang menewaskan satu keluarga tersebut.

Terduga Pelaku Saudara Korban

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, polisi kemudian mengarah kepada AF. Pria tersebut disebut merupakan adik kandung Hasanah.

“Informasi dari saksi, pelaku ini adik kandung sendiri yang pernah menjalani perawatan di rumah sakit kurungan nyawa (RSJ), namun untuk memastikan itu (gangguan jiwa) akan dilakukan pemeriksaan oleh ahli medis,” ungkap Irwansyah.

Polisi saat itu masih memburu AF untuk mengungkap motif dan rangkaian pembunuhan.

“Untuk pelaku lagi kita kejar. Mudah-mudahan, mohon doanya,” pungkas Irwansyah.

Penyidik juga mengumpulkan barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi.

“Saat ini kami masih melakukan olah TKP dengan mencari bukti-bukti petunjuk pada peristiwa tersebut dan meminta keterangan sejumlah saksi,” kata Apfryyadi.

AF Tewas Saat Hendak Ditangkap

Pengejaran terhadap AF akhirnya membuahkan hasil pada Senin malam. Polisi menemukan terduga pelaku di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur.

Namun, saat hendak diamankan, AF disebut menyerang anggota polisi menggunakan senjata tajam. Petugas kemudian melakukan tindakan tegas terukur hingga AF meninggal dunia.

Apfryyadi membenarkan AF tewas dalam proses penangkapan. Jenazahnya kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

“Benar, saat ini masih perjalanan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung. Jenazah pelaku akan dibawa ke sana,” kata Apfryyadi.

Polisi menyebut tindakan tegas tersebut dilakukan setelah AF menyerang petugas menggunakan senjata tajam.

“Tindakan tegas terukur ini diberikan karena pelaku ini menyerang anggota menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan di Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbalinggo, Lampung Timur,” ujar dia.

Dari lokasi penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam dan sepeda motor yang digunakan AF.

“Barang buktinya ada sajam sama motornya, untuk sementara itu yang bisa kami sampaikan perkembangan kasus ini,” imbuh Apfryyadi.

Dengan meninggalnya AF, penyidik masih perlu melengkapi rangkaian penyelidikan untuk mengungkap secara utuh motif dan kronologi kematian Rahmat, Hasanah, dan Devny Kishela Putri, termasuk menunggu hasil pemeriksaan forensik terhadap ketiga korban.