Macan Putih Tambah Kekuatan, Persik Kediri Rekrut Dua Pemain Baru

Journalist Independent
Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola
Pemain baru Persik Kediri Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola (Foto: HO)

KEDIRI — Persik Kediri menambah kekuatan skuad untuk menghadapi persaingan Super League 2026/2027 dengan merekrut dua pemain baru, yakni Badrian Ilham dan Marselinus Ama Ola.

Kedatangan kedua pemain tersebut diharapkan menambah kedalaman skuad sekaligus memberikan pilihan baru bagi Persik, terutama di sektor tengah dan lini depan.

Sport Director Persik Kediri Razzi Taruna mengatakan proses perekrutan Badrian dan Marselinus telah melalui pemantauan yang dilakukan manajemen secara matang.

“Kehadiran mereka merupakan bagian dari rencana klub untuk membangun tim yang kompetitif. Keduanya memiliki kualitas, karakter, dan visi yang sesuai dengan Persik Kediri,” kata Razzi di Kediri, Jawa Timur, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Razzi, kedua pemain tersebut tidak sekadar diproyeksikan untuk melengkapi komposisi tim. Persik berharap kehadiran mereka turut memberikan kontribusi terhadap performa Macan Putih sepanjang kompetisi.

“Kami percaya, keduanya tidak hanya menambah kedalaman skuad tim Macan Putih tapi juga memberikan dampak positif bagi performa tim,” ujarnya.

Badrian Ilham merupakan pemain kelahiran 11 Juni 2002 yang berposisi sebagai gelandang. Ia memiliki kemampuan bermain sebagai gelandang tengah maupun gelandang bertahan.

Sementara itu, Marselinus Ama Ola yang lahir pada 21 Maret 2005 diproyeksikan untuk memperkuat sektor depan. Pemain tersebut dapat dimainkan sebagai penyerang maupun sayap kiri.

Marselinus juga memiliki pengalaman di level tim nasional kelompok usia. Ia tercatat pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19 pada ajang Piala AFF U-19 2024.

Dengan bergabungnya Badrian dan Marselinus, Persik kini memiliki tambahan opsi dalam menyusun komposisi tim untuk menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Selain memperkuat skuad, Persik Kediri juga memanfaatkan jeda panjang kompetisi untuk meningkatkan kondisi fisik para pemain.

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres mengatakan program latihan selama masa jeda difokuskan pada peningkatan kebugaran. Menurut dia, kondisi fisik pemain yang sudah cukup baik masih dapat terus dikembangkan.

“Kami menggunakan minggu ini untuk mengembangkan kondisi fisik. Kami ingin meningkatkan hal itu dan terus menjadi lebih baik,” kata Marcos.

Marcos juga ingin timnya mampu bermain dengan intensitas tinggi, terutama ketika melakukan pressing. Selain itu, ia menekankan permainan agresif baik saat bertahan maupun ketika membangun serangan.

Untuk mengetahui kondisi terkini para pemain, manajemen dan tim pelatih turut melakukan tes fisik. Hasilnya, Imanol Garcia dan Ernesto Gomes mencatatkan hasil terbaik.

Meski hasil tes menunjukkan kondisi fisik pemain berada dalam level yang baik, Marcos memastikan program peningkatan kebugaran tetap berlanjut selama masa jeda.

Setiap aspek yang masih dapat dikembangkan akan terus ditingkatkan agar seluruh pemain Persik berada dalam kondisi terbaik saat kompetisi kembali bergulir. (nun)