BOGOR — Tiga pria bersenjata celurit membegal seorang fotografer di depan SMP Gunungputri, Ciangsana, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pelaku merampas sepeda motor dan tas korban yang berisi kamera saat korban menunggu jemputan untuk mengambil pekerjaan foto.
Korban menceritakan kejadian tersebut melalui media sosial hingga kisahnya viral. Dia mengaku mendapat tawaran pekerjaan melalui media sosial pada malam sebelum kejadian.
Korban dengan akun khyazazel mengatakan pihak penyelenggara acara meminta dirinya datang lebih awal karena kegiatan akan berlangsung pagi.
“Jadi kronologinya malam jam 10 ada yang post job di Bogor. Nah jobnya itu mulai meet up jam 3 sore, saya coba DM dia. Udah deal sama harga dia mau pakai kamera full frame, jadi saya nyewa aja,” kata korban dalam utasnya yang dilihat pada Rabu (22/9).
Korban Menunggu Jemputan di Ciangsana
Korban kemudian menuju titik pertemuan yang pihak penyelenggara atau EO tentukan di Ciangsana. Dia tiba sekitar pukul 03.00 WIB dan menunggu pihak EO menjemputnya.
Saat menunggu, korban melihat sebuah sepeda motor melintas beberapa kali. Motor tersebut membawa tiga orang.
Korban mengatakan ketiga pria itu kemudian kembali mendatangi dirinya. Mereka mengancam korban menggunakan celurit.
“Saya nunggu sekitar 10 menitan. Ada motor yang 2 kali bulak-balik bertiga. Pas balikan ketiga, saya ditodong pakai celurit, terus motong tali tas saya yang isinya kamera dan bawa kabur motor dan kameranya,” ujar korban.
Ketiga pelaku kemudian melarikan diri dengan membawa sepeda motor dan tas korban. Tas tersebut berisi kamera yang korban gunakan untuk pekerjaan foto.
Korban langsung mendatangi Polsek Gunungputri untuk melaporkan kejadian tersebut.
Polisi Cek Lokasi dan Kejar Pelaku
Kapolsek Gunungputri AKP Hillal Adi Imawan membenarkan laporan pembegalan tersebut. Polisi langsung memeriksa lokasi kejadian dan mengumpulkan informasi untuk mengidentifikasi para pelaku.
“Benar. Korban juga sudah membuat laporan polisi. Saat ini tim sedang melakukan check TKP dan penyelidikan lebih lanjut,” kata Hillal.
Hillal mengatakan pelaku membawa sejumlah barang milik korban. Polisi mencatat sepeda motor, kamera, dan lensa kamera sebagai barang yang hilang dalam kejadian tersebut.
“Betul modus pemotretan, barang yang diambil 1 unit sepeda motor, 1 buah kamera berikut 1 buah lensa kamera,” ujar Hillal.
Polisi masih menyelidiki identitas tiga pelaku dan menelusuri arah pelarian mereka. Petugas juga memeriksa lokasi kejadian untuk mencari petunjuk yang dapat membantu pengungkapan kasus.
Penyidik akan mendalami keterangan korban serta bukti lain untuk mengejar para pelaku dan menemukan kembali barang milik korban. (*)






