JAKARTA – Lionel Messi tak kuasa menahan air mata saat menjalani momen perpisahan dengan tim nasional Argentina. Laga persahabatan menghadapi Benin menjadi panggung penghormatan bagi sang megabintang setelah 21 tahun membela Albiceleste.
Dikutip dari AFP, Messi yang kini berusia 39 tahun terlihat menyeka air matanya ketika bus yang membawanya bersama skuad Argentina melewati ribuan pendukung dalam perjalanan menuju Stadion Monumental, Buenos Aires.
Sebanyak 85.000 penonton memenuhi stadion untuk memberikan penghormatan kepada kapten Argentina tersebut. Antusiasme suporter semakin terasa ketika sebuah jersey raksasa bertuliskan “Gracias” di atas nomor 10 milik Messi dibentangkan di tengah lapangan sebelum pertandingan dimulai.
Emosi Messi kembali terlihat ketika lagu kebangsaan Argentina berkumandang. Ia tampak menitikkan air mata saat seluruh stadion menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh khidmat.
Pertandingan tersebut dijuluki “Tango Terakhir”, sebagai bentuk penghormatan terhadap Messi yang selama lebih dari dua dekade menjadi salah satu pemain terpenting dalam sejarah sepak bola Argentina.
Messi sebelumnya mengumumkan keputusannya pensiun dari sepak bola internasional pada Agustus 2026. Keputusan tersebut mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Argentina dengan catatan 207 penampilan dan 125 gol.
Perpisahan itu berlangsung sekitar dua setengah bulan setelah Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 di New Jersey, Amerika Serikat.
Dalam pertandingan tersebut, Messi gagal memberikan pengaruh besar dan meninggalkan lapangan dengan air mata setelah Argentina harus kehilangan kesempatan mempertahankan gelar juara dunia.
“Saya sudah memberikan segalanya; tidak ada lagi yang bisa saya berikan, dan selain itu, ada banyak pemain muda hebat yang sedang berkembang dan layak mendapatkan kesempatan,” tulis Messi saat itu.
Sebelum pertandingan, Universitas Buenos Aires memberikan gelar doktor kehormatan kepada Messi dalam sebuah seremoni di markas Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA).
Messi mengaku bangga menerima penghargaan tersebut. Ia juga pernah menyampaikan penyesalan karena tidak menjalani pendidikan dengan lebih serius.
“Bisa mengatakan bahwa saya seorang doktor kehormatan,” ujarnya sambil bercanda.
Dukungan untuk Messi juga terlihat di luar markas AFA. Para suporter membentangkan bendera Argentina berukuran raksasa yang menampilkan gambar Messi dengan tulisan “Kebahagiaan dalam hidup saya.”
Mantan rekan setim Messi di Barcelona, Neymar, turut menyampaikan penghormatan melalui akun X.
“Bukan hanya Argentina yang berterima kasih kepada Anda, dunia juga berterima kasih atas semua yang telah Anda lakukan untuk sepak bola. Terima kasih telah membuat saya semakin mencintai sepak bola,” tulis Neymar.
Persembahan Messi untuk Argentina
Perpisahan Messi terjadi empat tahun setelah ia mencapai salah satu puncak karier internasionalnya. Messi membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar, sekaligus mengakhiri penantian 36 tahun Argentina untuk kembali menjadi juara dunia.
Gelar tersebut semakin memperkuat status Messi sebagai salah satu penerus legenda Argentina, Diego Maradona.
“Saya rasa Messi sudah memberikan segalanya, benar-benar segalanya. Jadi, saya sama sekali tidak keberatan dia pergi. Dia sudah sangat layak mendapatkannya, biarkan dia menikmatinya dan beristirahat,” kata Cecilia Adriano (52) kepada AFP.
Selama membela Albiceleste, Messi membantu Argentina meraih satu trofi Piala Dunia dan dua kali menjadi runner-up, yakni pada 2014 di Brasil dan 2026 di Amerika Utara.
Argentina juga berhasil memenangkan Copa America pada 2021 dan 2024.
Namun, perjalanan Messi bersama tim nasional tidak selalu berjalan mulus. Ia pernah memutuskan pensiun sementara selama dua bulan setelah Argentina kalah melalui adu penalti dari Chile pada final Copa America 2016.
Setelah pertandingan melawan Benin, ban kapten Argentina akan diberikan kepada Cristian Romero. Sementara itu, belum ada keputusan mengenai siapa yang akan menggunakan nomor 10 peninggalan Messi.
“Sampai pertandingan Leo, kami tidak akan memberikan nomor 10 kepada siapa pun,” kata Scaloni.
“Setelah itu, kita lihat,” tambahnya.






