JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan kebanggaan atas perjuangan Timnas Indonesia setelah berhasil mengalahkan Thailand dan meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup.
Prabowo menilai skuad Garuda menunjukkan mental pantang menyerah hingga pertandingan berakhir. Menurutnya, semangat tersebut menjadi contoh penting dalam perjuangan meraih keberhasilan.
“Ya, kita gembira, kita bersyukur, kita bangga perjuangan tim kita. Mereka tidak menyerah sampai detik-detik terakhir,” kata Prabowo usai pertandingan Indonesia vs Thailand.
Prabowo Puji Semangat Timnas
Presiden mengatakan perjuangan para pemain Indonesia layak mendapat apresiasi. Ia menilai kemenangan tersebut memperlihatkan semangat juang dan sikap tidak mudah menyerah.
“Saya kira membanggakan, dan ini contoh, contoh semangat tidak mengenal menyerah,” ujarnya.
Prabowo juga menyebut keberhasilan mengalahkan Thailand sebagai sebuah momen bersejarah bagi sepak bola Indonesia.
“Dan kita bisa berhasil, dan ini mungkin pertama kali dalam sejarah ya, kita menang pertandingan FIFA antar bangsa,” kata Prabowo.
Soal Bonus Diserahkan ke PSSI
Ketika ditanya mengenai kemungkinan pemberian bonus kepada para pemain setelah mengantarkan Indonesia menjadi juara, Prabowo menyerahkan keputusan tersebut kepada Ketua Umum PSSI.
“Ya, itu diatur oleh Ketua Umum PSSI,” ujar Presiden.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo setelah menyaksikan secara langsung laga Indonesia kontra Thailand. Kemenangan tersebut sekaligus menjadi momentum penting bagi sepak bola Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
Indonesia Menang Dramatis atas Thailand
Indonesia memastikan gelar juara setelah menundukkan Thailand 4-2 melalui adu penalti. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2 selama 120 menit.
Indonesia sempat membuka keunggulan melalui gol Dean James pada menit ke-84. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan dua menit setelah Iklas Sanron mencetak gol penyama kedudukan untuk Thailand pada menit ke-86.
Pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu. Thailand kemudian berbalik unggul setelah Peeradol Chamrasamee mencetak gol pada menit ke-111.
Indonesia kembali menunjukkan semangat juangnya. Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-114 sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan, empat eksekutor Indonesia, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, berhasil menjalankan tugasnya.
Sementara itu, dua penendang Thailand gagal mencetak gol. Sepakan Sarach Yooyen membentur tiang, sedangkan tembakan Nattaphon Sayriya berhasil ditepis kiper Indonesia Emil Audero.
Kemenangan tersebut mengantarkan Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup setelah melalui pertandingan dramatis hingga adu penalti.






