Prabowo Ingin Gratiskan Kuliah, Brian Yuliarto Hitung Anggaran di Seluruh PTN

Persiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Persiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

JAKARTA — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto mulai menghitung kebutuhan anggaran untuk menggratiskan biaya pendidikan di seluruh perguruan tinggi negeri (PTN).

Langkah tersebut dilakukan setelah Presiden Prabowo Subianto meminta Kemendiktisaintek mengkaji rencana pendidikan gratis di seluruh PTN.

Brian mengatakan kementeriannya telah mulai menghitung kebutuhan biaya pendidikan standar untuk setiap mahasiswa.

“Kami sudah mulai menghitung juga bagaimana kebutuhan yang standar begitu ya per mahasiswa untuk seluruh PTN. Kita sudah kalkulasi,” ujar Brian di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026).

Hitungan Anggaran Akan Dilaporkan ke Presiden

Brian mengatakan hasil perhitungan tersebut akan lebih dulu dilaporkan kepada Presiden Prabowo.

Pemerintah akan melihat kebutuhan biaya pendidikan di seluruh PTN sebelum menentukan bentuk kebijakan yang akan diterapkan.

“Nanti tentu pada kesempatan pertama kami akan melaporkan kepada Bapak Presiden hitungan-hitungan kebutuhan untuk dapat menggratiskan seluruh PTN,” kata Brian.

Setelah kebutuhan anggaran diketahui, pemerintah juga akan menentukan tahapan pelaksanaannya.

Brian mengatakan pemerintah masih membuka kemungkinan penerapan kebijakan secara bertahap. Tahapan itu dapat mencakup pelaksanaan pada 2027, 2028, hingga 2029.

“Barangkali tentu juga kita akan melihat pentahapannya seperti apa. Jika memang dapat langsung baik, tapi jika belum memadai atau belum memungkinkan kami juga akan membuat tahapan-tahapannya tahun 2027 bagaimana, 2028, dan 2029,” ujarnya.

Prabowo Ingin Pendidikan Negeri Gratis

Rencana pendidikan gratis tersebut sebelumnya disampaikan Prabowo dalam acara Puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Prabowo mengatakan pemerintah akan membahas rencana tersebut melalui rapat terbatas. Kebijakan yang dibahas mencakup pendidikan di sekolah negeri hingga perguruan tinggi negeri.

“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” kata Prabowo.

Presiden menyebut perluasan akses pendidikan menjadi salah satu agenda yang ingin didorong pemerintah.

Namun, untuk jenjang perguruan tinggi negeri, pemerintah masih berada pada tahap penghitungan kebutuhan biaya. Kemendiktisaintek akan menyampaikan hasil kalkulasi tersebut kepada Presiden sebelum menentukan langkah berikutnya.

Pemerintah Kaji Tahapan Pelaksanaan

Penggratisan biaya pendidikan di seluruh PTN membutuhkan perhitungan anggaran dan mekanisme pelaksanaan. Karena itu, Kemendiktisaintek mulai menghitung kebutuhan biaya berdasarkan standar per mahasiswa.

Hasil penghitungan tersebut nantinya menjadi bahan bagi pemerintah untuk menentukan apakah kebijakan dapat diterapkan secara langsung atau perlu dilakukan secara bertahap.

Dengan demikian, rencana kuliah gratis di seluruh PTN saat ini masih berada dalam tahap pengkajian dan penghitungan kebutuhan anggaran. (*)