SULSEL  

Cuaca Sulsel 4 November 2026: Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan, Waspada Angin Kencang dan Udara Panas

Journalist Independent
Langit Kota Makassar berawan pada Senin 5 Oktober 2026
Kondisi langit Kota Makassar yang berawan. BMKG memprakirakan cuaca Makassar hari ini didominasi berawan hingga berawan tebal.

Journalist Independent.com, MAKASSAR – Cuaca di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Rabu (4/11/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan.

Meski demikian, sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan ringan mulai siang hingga dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang dan udara panas di sejumlah wilayah.

Berdasarkan prakiraan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV, hujan ringan berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari di sebagian wilayah Enrekang, Luwu Utara, Tana Toraja, Pinrang, dan Luwu Timur.

Memasuki malam hari, cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di sebagian wilayah Pinrang dan Luwu Utara.

Sementara pada dini hari, hujan ringan masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah Luwu Utara dan Wajo.

Adapun pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sulsel diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan.

Waspada Angin Kencang dan Udara Panas

Selain potensi hujan, BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai angin kencang di tujuh wilayah, yakni Bantaeng, Gowa, Jeneponto, Maros, Pangkep, Sidrap, dan Soppeng.

Peringatan juga dikeluarkan terkait potensi udara panas yang dapat terjadi di sejumlah wilayah Sulsel, meliputi Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Makassar, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Soppeng, dan Wajo.

Untuk parameter cuaca lainnya, suhu udara di Sulsel diprakirakan berkisar 19-36 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60-100 persen.

Angin bertiup dari arah barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam.

Sementara itu, konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 berada pada kisaran 30,5-55,5 mikrogram per meter kubik dan masuk kategori sedang.

BMKG mengimbau masyarakat tetap memperhatikan perkembangan cuaca, terutama warga yang beraktivitas di luar ruangan dan wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang maupun udara panas.

Baca Juga  Kualitas Udara Memburuk, Gubernur Sulsel Minta Daerah Waspadai Gangguan Kesehatan

Prakiraan cuaca tersebut dikeluarkan Prakirawan BBMKG Wilayah IV pada Rabu (4/11/2026) pukul 06.30 WITA.

Kualitas Udara Makassar Sempat Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Kualitas udara di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) makin memburuk. Berdasarkan laporan BMKG Wilayah IV Makassar Rabu (14/10/2029) pada pagi hari mencapai 156,5 µg/m3, masuk kategori sangat tidak sehat.

Angka itu terus meningkat. Sejak dini hari tadi, Rabu (14/10/2026), mencapai 127,7 µg/m3, meningkat pada pagi hari 158,7 µg/m3.

Ketua Tim Bidang Meteorologi BMKG Sulawesi Selatan, Rizky Yudha, membenarkan bahwa kualitas udara di Makassar masuk dalam kategori sangat tidak sehat.

“Pada jam 9 WITA naik menjadi kategori sangat tidak sehat,” ucapnya, Rabu (14/10/2026). (na)