SULSEL  

Jalan Paleteang–Malimpung–Kabere Tuntas, 800 Ribu Warga Empat Kabupaten Rasakan Manfaat

Journalist Independent
Jalan mulus perbaikan
Perbaikan jalan menjadi mulus usai diperbaiki Pemprov Sulsel. (dok. istimewa)

Pembangunan ruas Paleteang–Malimpung–Kabere merupakan bagian dari program Multi Years Project (MYP) yang dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Program ini menggunakan skema tahun jamak atau multiyears, sehingga pekerjaan infrastruktur direncanakan dan dilaksanakan secara berkelanjutan dalam rentang lebih dari satu tahun anggaran.

Melalui skema tersebut, Pemprov Sulsel berupaya menangani ruas-ruas jalan strategis secara lebih terencana. Pekerjaan tidak hanya diarahkan pada pengaspalan, tetapi juga mencakup rekonstruksi badan jalan, pembangunan drainase, bahu jalan, hingga penanganan bagian jalan yang membutuhkan penguatan.

Program MYP 2025–2027 menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan infrastruktur di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Pada sektor jalan, program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas jalan provinsi dan memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan.

Dalam keterangannya pada September 2026, Pemprov Sulsel menyebut program MYP mencakup penanganan sekitar 1.000 kilometer jalan yang dibagi ke dalam enam paket pekerjaan. Total anggaran program tersebut mencapai sekitar Rp3,7 triliun, dengan sumber pembiayaan dari APBD Sulsel dan hasil efisiensi anggaran.

Khusus Paket 3, penanganan mencakup 15 ruas jalan dengan total panjang 254,85 kilometer dan anggaran Rp478,1 miliar. Ruas Paleteang–Malimpung–Kabere sepanjang kurang lebih 19 kilometer menjadi salah satu bagian dari paket tersebut.

Melalui pembangunan infrastruktur secara bertahap, Pemprov Sulsel menargetkan akses transportasi antardaerah semakin baik. Pemerintah berharap jalan-jalan yang telah ditangani dapat menunjang mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil produksi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga ke wilayah yang terhubung dengan jalur tersebut.

Peresmian ruas Paleteang–Malimpung–Kabere pun menjadi salah satu wujud pelaksanaan program MYP di daerah. Peningkatan kondisi jalan diharapkan tidak hanya memudahkan perjalanan warga hari ini, tetapi juga memberi dukungan bagi aktivitas ekonomi dan konektivitas wilayah dalam jangka panjang.

Baca Juga  41 Pekerja Migran Dideportasi dari Luar Negeri, 16 Orang Berasal dari Sulsel

Mempermudah Mobilitas dan Membuka Peluang Ekonomi

Kondisi jalan yang semakin baik diharapkan membawa perubahan dalam aktivitas sehari-hari masyarakat. Perjalanan menuju pusat pemerintahan, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga pasar dapat dilakukan dengan lebih mudah. Warga yang sebelumnya harus menghadapi kondisi jalan kurang memadai kini diharapkan bisa menikmati perjalanan yang lebih nyaman.

Dampaknya juga berkaitan erat dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Pinrang dan Enrekang dikenal memiliki potensi sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang penghidupan warga. Dengan akses transportasi yang lebih baik, pengangkutan hasil pertanian diharapkan semakin lancar. Petani juga memiliki peluang untuk menjangkau pasar dengan lebih mudah.

Selain itu, jalur penghubung antarkabupaten memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan barang dan orang. Kelancaran akses dapat membantu pelaku usaha dalam menjalankan kegiatan distribusi, sekaligus memudahkan masyarakat yang melakukan perjalanan untuk berbagai keperluan.

Konektivitas menuju kawasan Toraja juga menjadi nilai tambah dari pembangunan ruas tersebut. Akses yang semakin baik diharapkan mendukung mobilitas masyarakat maupun aktivitas ekonomi yang melibatkan wilayah Pinrang, Enrekang, Tana Toraja, dan Toraja Utara.

Dengan demikian, pembangunan jalan ini diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan. Infrastruktur yang memadai bukan hanya mempersingkat perjalanan, tetapi juga menjadi salah satu fondasi untuk mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. (iz)