Rekor Buruk Michael Carrick Bersama Manchester United Hingga Bayang-Bayang Antonio Conte

Journalist Independent
Michael Carrick dan Antonio Conte.
Michael Carrick dan Antonio Conte.

Journalist Independent, MANCHESTER – Masa depan Michael Carrick sebagai manajer Manchester United mulai menjadi sorotan setelah tim berjuluk Setan Merah itu meraih hasil kurang memuaskan pada awal musim Premier League 2026/2027. Situasi tersebut memunculkan desakan dari sebagian pendukung agar manajemen mempertimbangkan pergantian pelatih, dengan Antonio Conte disebut sebagai salah satu kandidat pengganti.

Melansir laporan La Repubblica, Selasa (13/10/2026), nama Conte mulai disuarakan oleh para pendukung Manchester United untuk mengisi posisi manajer di Old Trafford. Meski demikian, manajemen klub dikabarkan belum mengambil keputusan final terkait masa depan Carrick.

Tekanan terhadap Carrick meningkat setelah Manchester United ditahan imbang Tottenham Hotspur dengan skor 1-1 dalam pertandingan di Old Trafford, Sabtu (10/10/2026).

Manchester United sempat berada di jalur kemenangan setelah Bryan Mbeumo mencetak gol untuk membawa tuan rumah unggul. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga pertandingan berakhir setelah Dominic Solanke mencetak gol penyeimbang pada masa injury time.

Hasil imbang itu menambah sorotan terhadap konsistensi permainan Manchester United pada awal musim. Kritik juga muncul karena Tottenham harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain, sementara menurut laporan yang dikutip, klub asal London tersebut belum meraih kemenangan di liga musim ini.

“Hasil ini memicu kritik tajam lantaran Spurs harus bermain dengan 10 orang dan belum mencatatkan satu pun kemenangan di liga musim ini,” kritik La Repubblica.

Situasi tersebut membuat posisi Carrick kembali dipertanyakan. Meski mampu membawa Manchester United mengamankan tiket Liga Champions pada musim sebelumnya, performa yang belum konsisten pada awal musim 2026/2027 menjadi tantangan bagi sang pelatih.

Di tengah meningkatnya tekanan terhadap Carrick, Antonio Conte muncul sebagai nama yang dikaitkan dengan kursi kepelatihan Manchester United.

Pelatih asal Italia itu diketahui memiliki pengalaman menangani sejumlah klub besar Eropa, termasuk Chelsea dan Napoli. Bersama Chelsea, Conte berhasil membawa klub London tersebut menjuarai Premier League pada musim 2016/2017.

Pengalaman Conte dalam persaingan sepak bola Inggris menjadi salah satu faktor yang membuat namanya menarik perhatian ketika Manchester United dikabarkan menghadapi persoalan konsistensi performa.

Conte juga disebut berstatus tanpa klub setelah menyelesaikan masa baktinya bersama Napoli pada musim panas 2026. Kondisi tersebut secara teoritis membuka peluang bagi klub yang ingin merekrutnya, meskipun belum ada kepastian mengenai kemungkinan negosiasi dengan Manchester United.

Dalam sebuah wawancara yang dikutip dalam laporan tersebut, Conte menyampaikan keinginannya untuk menangani klub dengan sejarah besar yang dinilainya telah kehilangan arah.

“Saya ingin menangani klub yang telah kehilangan arah atas sejarah besar mereka sendiri,” ujar Conte dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Pernyataan tersebut kemudian dikaitkan oleh sejumlah pihak dengan situasi Manchester United. Namun, tanpa konfirmasi langsung dari Conte, pernyataan itu tidak dapat dipastikan secara khusus ditujukan kepada klub berjuluk Setan Merah tersebut.

Bagi Carrick, hasil pertandingan melawan Tottenham menjadi bagian dari evaluasi terhadap performa Manchester United pada awal musim ini. Tuntutan terhadap klub sebesar United membuat setiap hasil pertandingan berpotensi memengaruhi persepsi pendukung terhadap kinerja manajer.

Keberhasilan membawa tim lolos ke Liga Champions musim lalu menjadi catatan positif bagi Carrick. Akan tetapi, pencapaian tersebut belum sepenuhnya meredam kritik ketika tim mengalami kesulitan mempertahankan konsistensi permainan.

Di sisi lain, munculnya nama Conte belum berarti Manchester United telah memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Carrick. Desakan pendukung dan spekulasi mengenai calon pengganti perlu dibedakan dari keputusan resmi klub.

Hingga terdapat pengumuman dari manajemen Manchester United, posisi Carrick dan kemungkinan penunjukan Conte masih perlu dipantau perkembangannya.

Dengan kompetisi Premier League 2026/2027 yang masih berjalan, hasil pertandingan berikutnya berpotensi menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah evaluasi terhadap tim dan jajaran kepelatihannya.