BITUNG – Niat seorang pria berinisial MS (33) memetik buah alpukat untuk istrinya yang sedang mengandung berakhir tragis. Warga Kota Bitung, Sulawesi Utara, tersebut tewas setelah tersengat arus listrik saat berada di atas pohon alpukat.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Gudang Material Logistik, Kelurahan Madidir Unet, Kecamatan Madidir, Selasa (29/9) sekitar pukul 11.30 Wita.
Kapolsek Maesa AKP Tuegeh Darus mengatakan sebelum kejadian, korban bersama sejumlah rekannya sedang mengerjakan pembuatan jaringan di sekitar Gudang Material.
“Setelah menyelesaikan pekerjaan, korban bersama rekan-rekannya beristirahat untuk makan siang,” kata Kapolsek Maesa AKP Tuegeh Darus dalam keterangannya, Selasa (6/1/2026).
Hendak Bawa Alpukat untuk Istri
Saat beristirahat, MS menyampaikan keinginannya untuk mengambil buah alpukat yang berada tidak jauh dari lokasi mereka bekerja.
Korban kemudian memanjat pohon dan berhasil mengambil beberapa buah alpukat. Buah tersebut rencananya akan dibawa pulang untuk istrinya yang tengah mengandung.
“Buah tersebut rencananya akan dibawa pulang untuk diberikan kepada istrinya yang sedang mengandung,” tuturnya.
Namun, korban kembali berusaha mengambil buah alpukat lain yang posisinya berada di luar jangkauan tangannya.
MS kemudian meminta bantuan rekannya untuk mengambil alat berupa taso jaringan yang berada di sekitar lokasi.
Taso Diduga Mengenai Kabel Listrik
Saat alat tersebut digunakan untuk menjungkit atau menjatuhkan buah alpukat, ujung taso diduga mengenai kabel listrik yang berada di sekitar pohon.
“Saat korban menggunakan taso tersebut untuk menjungkil atau menjatuhkan buah alpukat, ujung alat diduga mengenai kabel listrik yang berada di sekitar pohon,” paparnya.
Korban kemudian tersengat listrik ketika masih berada di atas pohon. Berdasarkan keterangan awal saksi, pelindung kabel listrik di lokasi disebut telah dalam kondisi terkupas.
“Korban kemudian diduga tersengat arus listrik dan tidak memberikan respons ketika dipanggil oleh rekannya yang berada di bawah pohon,” tambah Tuegeh.
Dievakuasi Polisi dan Petugas PLN
Melihat korban tidak merespons, rekan-rekannya segera meminta pertolongan dan menghubungi kepolisian.
Petugas kepolisian bersama petugas PLN kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi terhadap korban.
“Setelah berhasil diturunkan, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Daerah Manembo-Nembo Bitung untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis,” jelasnya.
Korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis setelah berhasil dievakuasi dari atas pohon.





