Profil Irjen Totok Suharyanto, Kapolda Sulbar Baru yang Sebelumnya Pimpin Kortastipidkor

Journalist Independent
Irjen Totok Suharyanto
Irjen Totok Suharyanto

MAMUJU — Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah perwira tinggi di lingkungan Polri. Salah satu perubahan jabatan tersebut terjadi di Polda Sulawesi Barat (Sulbar).

Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026, Irjen Pol Totok Suharyanto mendapat penugasan sebagai Kapolda Sulbar. Ia menggantikan Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta yang mendapat penugasan baru sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri untuk menjalankan tugas pada Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH).

Sebelum dipercaya memimpin Polda Sulbar, Totok menjabat Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri. Jabatan tersebut diembannya sejak 27 Februari 2026.

Namanya menjadi perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir setelah memimpin penanganan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pada Jumat (25/9/2026), Totok mengumumkan penetapan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan, pungutan liar (pungli), dan gratifikasi yang berkaitan dengan pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta sejumlah perizinan lainnya.

Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik Kortastipidkor Polri bersama jajaran Polda Sulawesi Selatan melakukan rangkaian penyidikan dan gelar perkara. Sebelumnya, penyidik juga menggeledah rumah jabatan dan kantor Bupati Gowa pada 21 September 2026.

Lulusan Akpol 1994

Irjen Pol Totok Suharyanto merupakan perwira tinggi Polri yang berasal dari Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Ia memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan penegakan hukum.

Sebelum dipercaya sebagai Kepala Kortastipidkor, Totok menjabat Direktur Penindakan (Dirtindak) Kortastipidkor Polri.

Kortastipidkor merupakan struktur organisasi Polri yang dibentuk untuk memperkuat pelaksanaan tugas pemberantasan tindak pidana korupsi. Pembentukan struktur tersebut menjadi bagian dari penguatan kelembagaan Polri dalam menangani perkara korupsi.

Penugasan sebagai Kapolda Sulbar kini membawa Totok ke jabatan kewilayahan setelah sebelumnya banyak menjalankan tugas di bidang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi.

Mutasi tersebut merupakan bagian dari rotasi 19 kapolda yang dilakukan Kapolri Suyudi Ario Seto melalui Telegram ST/2205/X/KEP./2026. Dalam daftar tersebut, Totok tercatat sebagai salah satu lulusan Akpol 1994 yang mendapat amanah memimpin polda.