Kecelakaan Maut di Mamuju, Pemotor MX King Tewas Tabrak Truk Fuso

Journalist Independent
Ilustrasi kecelakaan.

MAMUJU – Kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa terjadi di Jalan Poros Majene-Mamuju, Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (28/9/2026).

Insiden tersebut melibatkan truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi DN 8481 VU dengan sepeda motor Yamaha MX King tanpa pelat nomor. Pengendara motor bernama Arjuna meninggal dunia setelah mengalami luka berat akibat benturan.

Truk Fuso dikemudikan Adi Sucipto. Sementara sepeda motor Yamaha MX King dikendarai Arjuna yang diketahui sedang dalam perjalanan menuju rumahnya.

Kasatlantas Polresta Mamuju AKP Agus Salim menjelaskan kecelakaan bermula ketika truk Fuso bergerak dari arah utara, yakni Palu, menuju selatan atau Pinrang.

Di waktu yang sama, Arjuna melaju dari arah berlawanan. Ia bergerak dari selatan menuju utara.

Kecelakaan terjadi ketika kedua kendaraan berada di ruas jalan yang menurun sekaligus menikung. Arjuna disebut berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya.

“Saat melintas di lokasi kejadian yang kondisinya merupakan jalan menurun dan menikung, pengendara motor berusaha mendahului kendaraan yang ada di depannya,” ujar AKP Agus Salim dikutip dari iNews Mamuju, Selasa (29/9/2026).

Manuver tersebut membuat jarak antara sepeda motor dan truk semakin dekat. Motor Yamaha MX King kemudian bertabrakan dengan truk Fuso yang melaju dari arah berlawanan.

Benturan keras membuat Arjuna terjatuh dan mengalami luka berat. Warga bersama petugas segera melakukan evakuasi terhadap korban ke Puskesmas Topore.

Namun, nyawa Arjuna tidak berhasil diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan penanganan medis.

“Pengendara motor sempat dievakuasi ke Puskesmas Topore untuk mendapatkan penanganan medis, namun dinyatakan meninggal dunia. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka,” katanya.

Polisi Imbau Pengendara Waspada

Pasca kecelakaan, Polresta Mamuju mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melintasi ruas jalan dengan kondisi menurun dan menikung.

Pengendara juga diminta memperhitungkan kondisi lalu lintas sebelum melakukan manuver mendahului kendaraan lain, terutama di lokasi yang memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi di jalur poros Majene-Mamuju. (*)