GOWA – Mobil Toyota Fortuner yang disebut sebagai kendaraan dinas Sekretaris DPRD (Sekwan) Jeneponto, Syarifuddin, terlibat kecelakaan dengan Toyota Rush di Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, pada 17 Mei 2023 sekitar pukul 22.50 Wita. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka dan kedua kendaraan mengalami kerusakan.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, Toyota Fortuner berwarna hitam dengan pelat nomor DD 1010 GS awalnya melaju dari arah Makassar menuju Samata. Saat mendekati area restoran cepat saji McDonald’s (McD), pengemudi Fortuner diduga hendak berbelok untuk memasuki kawasan tersebut.
Pada saat bersamaan, sebuah Toyota Rush berwarna putih dengan nomor polisi DD 1887 VU melaju dari arah belakang. Mobil tersebut kemudian menghantam bagian belakang Fortuner hingga kendaraan hitam itu meluncur ke selokan di tepi jalan.
Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan, Fortuner sempat terlihat ragu ketika hendak memasuki area restoran. Namun, mereka menyebut benturan dari belakang membuat mobil itu bergerak hingga masuk ke selokan.
“Ini mobil hitam awalnya agak ragu pak, mau masuk ato nda ke McD, tiba-tiba itu mobil putih hantam dari belakang, meluncur mi ke dalam selokan, sekitar 10-15 meter itu sebelum jatuh,” ucap beberapa warga kepada Journalist Independent.com.
Keterangan tersebut merupakan kesaksian warga di lokasi kejadian. Penyebab pasti kecelakaan dan urutan peristiwa masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh kepolisian.
Saparuddin (40), pengemudi Fortuner yang disebut sebagai ipar Syarifuddin, mengatakan kendaraan tersebut membawa enam orang saat kecelakaan terjadi. Mereka merupakan anggota keluarga yang baru pulang dari acara keluarga dan hendak singgah di McDonald’s.
Menurut Saparuddin, benturan terjadi ketika kendaraan hendak memasuki area restoran. Ia juga menyebut sejumlah anggota keluarga mengalami luka akibat insiden tersebut.
“Ipar didalam sama anaknya, Aliah (luka dikepala), Mini (Ibu) (40), dan Aisyah (10) yang menderita patah, dari acar keluarga mau masuk di McD tapi tiba-tiba dihantam dari belakang,” ungkap Saparuddin.
Berdasarkan keterangannya, Aliah mengalami luka di bagian kepala, sedangkan Aisyah (10) disebut mengalami patah tulang. Mini, yang disebut sebagai ibu berusia 40 tahun, juga berada di dalam kendaraan saat kejadian. Kondisi lengkap seluruh penumpang perlu dipastikan melalui keterangan petugas medis atau pihak rumah sakit.
Sementara itu, pengemudi Toyota Rush, Yusrin (23), dilaporkan mengalami luka pada bagian dada dan rahang akibat benturan. Petugas kemudian membawa pengemudi tersebut ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Kecelakaan tersebut mendapat penanganan dari Satlantas Polres Gowa. Kasatlantas Polres Gowa, Iptu H. Herman, memimpin proses evakuasi kendaraan di lokasi kejadian. Petugas memprioritaskan penanganan korban dan pengamanan lokasi agar proses evakuasi dapat berlangsung.
“Masih sementara kami tangani, mobil hitam milik Sekwan DPRD Jeneponto, kami fokus ke korban dan sudah dibawa ke RS,” kata Iptu H. Herman.
Dalam proses evakuasi, warga juga melihat perubahan pelat nomor pada Fortuner hitam tersebut. Kendaraan yang sebelumnya menggunakan pelat DD 1010 GS kemudian terlihat menggunakan pelat dinas DD 10 G.
Perubahan pelat tersebut menjadi bagian dari informasi yang perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang. Status penggunaan kendaraan dinas, identitas pemegang kendaraan, serta alasan perubahan pelat perlu dijelaskan melalui keterangan resmi agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru.
Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Syarifuddin selaku Sekwan DPRD Jeneponto mengenai kecelakaan yang melibatkan kendaraan tersebut. Informasi mengenai kronologi, kondisi seluruh korban, serta hasil pemeriksaan kendaraan juga masih perlu dikonfirmasi kepada kepolisian.
Polisi diharapkan dapat menuntaskan pemeriksaan dengan mengumpulkan keterangan para pengemudi dan saksi, memeriksa kondisi kendaraan, serta menelusuri bukti di lokasi kejadian. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan penyebab kecelakaan berdasarkan fakta dan hasil penyelidikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hendak berbelok atau memasuki akses tempat usaha yang berada di tepi jalan utama. Pengemudi perlu memastikan kondisi lalu lintas di belakang dan sekitarnya sebelum melakukan manuver, sementara pengendara lain harus menjaga jarak aman untuk mengantisipasi perubahan arah kendaraan di depan.






