Kapolri Suyudi Geser Enam Direktur Reserse di Polda, Tiga dari Metro Jaya

Journalist Independent
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta.
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memimpin jajaran Polri setelah dilantik sebagai Kapolri.

JAKARTA – Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto merotasi enam direktur reserse di sejumlah kepolisian daerah dalam mutasi Polri Oktober 2026. Dari enam pejabat tersebut, tiga di antaranya sebelumnya bertugas di Polda Metro Jaya.

Mutasi itu tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri. Surat telegram tersebut terbit pada 2 Oktober 2026, sehari setelah Suyudi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri.

Tiga pejabat Polda Metro Jaya yang masuk dalam daftar rotasi yakni Kombes Pol R Bagoes Wibisono HK, Kombes Pol Iman Imanuddin, dan Kombes Pol Ahmad David.

Bagoes sebelumnya menjabat Direktur Reserse Siber (Dirressiber) Polda Metro Jaya. Kapolri kini menempatkannya sebagai Pengawas Penyidikan Kepolisian Madya Tingkat II Bareskrim Polri.

Sementara itu, Kombes Pol Iman Imanuddin meninggalkan posisi Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya. Ia mendapat penugasan baru sebagai Kabidbingadik Sespim Lemdiklat Polri.

Adapun Kombes Pol Ahmad David sebelumnya menjabat Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya. Dalam mutasi terbaru, ia mendapat tugas sebagai Dosen Kepolisian Utama Tingkat II Akpol Lemdiklat Polri.

Selain tiga pejabat tersebut, Kapolri juga merotasi tiga direktur reserse dari Polda Jawa Barat dan Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Kombes Pol Fian Yunus sebelumnya menjabat Dirressiber Polda Jawa Barat. Ia kini dipercaya memimpin Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya.

Kemudian, Kombes Pol Ronald Fredy Christian Sipayung yang sebelumnya menjabat Dirresnarkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung mendapat jabatan baru sebagai Dirressiber Polda Jawa Barat.

Sementara itu, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso meninggalkan posisi Dirreskrimsus Polda Jawa Barat. Kapolri menempatkannya sebagai Dirresnarkoba Polda Metro Jaya.

Mutasi enam direktur reserse tersebut menjadi bagian dari kebijakan rotasi, mutasi, dan promosi yang mencakup 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi. Menurut dia, kebijakan itu juga bertujuan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus membuka ruang pengembangan karier bagi personel.

“Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Isir di Jakarta Rabu (7/10/2026).

Dengan rotasi tersebut, posisi sejumlah direktur reserse di Polda Metro Jaya, Polda Jawa Barat, dan Polda Kepulauan Bangka Belitung mengalami perubahan. Kebijakan ini juga menempatkan sejumlah perwira pada jabatan baru di lingkungan Bareskrim maupun Lemdiklat Polri. (*)