JAKARTA — Rasa kembung setelah makan dapat membuat perut terasa penuh, berat, dan tidak nyaman, terutama ketika muncul menjelang waktu tidur. Salah satu minuman yang dapat menjadi pilihan untuk membantu meredakan keluhan tersebut adalah teh jahe hangat.
Dilaporkan EatingWell, Jumat (2/10) waktu setempat, sejumlah ahli diet menyebut teh jahe dapat mendukung kesehatan pencernaan sekaligus membantu mengurangi rasa kembung.
Selain memberikan sensasi hangat dan sedikit pedas, teh jahe juga secara alami bebas kafein sehingga dapat dikonsumsi pada malam hari.
“Minuman ini secara alami bebas kafein dan memiliki rasa hangat serta sedikit pedas, sehingga menjadi pilihan yang menenangkan ketika Anda bersiap mengakhiri hari,” kata Lauren O’Connor, M.S., RDN, RYT.
Salah satu penyebab rasa penuh dan kembung adalah makanan yang berada terlalu lama di dalam lambung. Kondisi tersebut dapat membuat perut terasa berat dan tidak nyaman.
Menurut O’Connor, jahe berpotensi membantu proses pengosongan lambung sehingga makanan dapat bergerak lebih cepat dari lambung menuju saluran pencernaan berikutnya.
“Jahe dapat memberikan sedikit kelegaan dengan membantu pengosongan lambung, seberapa cepat makanan bergerak keluar dari lambung,” ujarnya.
Jahe juga memiliki sejumlah senyawa aktif yang dikaitkan dengan kesehatan saluran pencernaan. Peradangan pada saluran pencernaan dapat menyebabkan atau memperburuk sejumlah keluhan, seperti mual, muntah, gangguan pencernaan, hingga kembung.
“Jahe mengandung senyawa seperti gingerol dan shogaol yang dapat membantu mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan pencernaan,” tutur O’Connor.
Gingerol merupakan senyawa yang memberikan rasa dan aroma khas pada jahe. Ketika jahe dimasak atau dikeringkan, sebagian gingerol dapat berubah menjadi shogaol.
Keduanya memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan. Selain itu, jahe juga mengandung paradol. Bersama gingerol dan shogaol, senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan yang dapat membantu melawan stres oksidatif pada saluran pencernaan.
Manfaat lain jahe yang cukup dikenal adalah membantu meredakan rasa mual. Keluhan ini terkadang muncul bersamaan dengan kembung, terutama setelah seseorang makan dalam jumlah banyak pada malam hari.
Ahli diet dan nutrisi Vandana Sheth, RDN, CDCES, FAND, mengatakan jahe dapat menjadi pilihan ketika rasa kembung disertai mual dan ketidaknyamanan pada perut.
“Jahe memiliki salah satu bukti klinis terkuat dalam mengatasi mual, sehingga dapat membantu ketika kembung disertai rasa mual dan ketidaknyamanan pada perut secara umum,” kata Sheth.
Sejumlah penelitian menunjukkan jahe dapat membantu mengurangi mual, termasuk mual yang berkaitan dengan kehamilan. Namun, manfaat tersebut tidak terbatas pada kondisi tersebut dan jahe juga berpotensi membantu mengurangi mual pada orang lain.
Senyawa gingerol dan shogaol tidak hanya memiliki aktivitas antioksidan, tetapi juga diduga berperan dalam memengaruhi sinyal antara saluran pencernaan dan otak yang berkaitan dengan munculnya rasa mual.
Selain itu, jahe mengandung senyawa zingerone yang juga dikaitkan dengan kemampuan membantu mengurangi rasa mual.
Dengan demikian, teh jahe hangat dapat menjadi salah satu pilihan minuman bebas kafein pada malam hari, terutama ketika perut terasa penuh atau kembung setelah makan. Namun, respons setiap orang terhadap jahe dapat berbeda sehingga konsumsinya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing. (bun)






