PANGKEP – Tiga petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, meninggal dunia setelah mobil pemadam yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan saat menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Labakkang.
Kepala Satuan Damkar Pangkep Hafid membenarkan kecelakaan yang menimpa anggotanya tersebut. Mobil damkar diketahui membawa sejumlah personel untuk melakukan pemadaman karhutla.
“Kejadian ini menimpa anggota kami. Anggota Damkar Kabupaten Pangkep. Mereka ini sedang dalam perjalanan untuk mengatasi kebakaran lahan yang terjadi di daerah Labakkang,” kata Hafid saat dikonfirmasi, Selasa 29 September 2026.
Tiga petugas yang meninggal dalam kecelakaan tersebut yakni Komandan Pleton Intje Irwan Nurdin dan personel Damkar Rusman Hadi. Sementara Jamaluddin dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (30/9/2026).
Mobil Damkar Terguling Dua Kali
Hafid menjelaskan, mobil pemadam membawa tujuh personel beserta air dan perlengkapan pemadaman. Kecelakaan terjadi di Jalan Poros Makassar-Parepare, Kampung Bujung Batue, Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, mobil tersebut sedang menuju lokasi kebakaran. Setelah melewati lampu merah Labakkang, kendaraan berupaya melewati kendaraan lain yang berada di depannya.
“Menurut laporan anggota, ini armada yang sementara menuju ke lokasi dalam perjalanan itu setelah melewati lampu merah Labakkang, ada mobil tronton. Informasinya, mobil tronton ini di depan tidak memberi jalan,” tuturnya.
Pengemudi kemudian berusaha menghindari kendaraan di depannya. Namun, kondisi mobil yang membawa muatan air membuat kendaraan kehilangan kendali hingga terguling.
“Jadi, mereka menghindari mobil yang sementara mengantre BBM ini ambil ke arah kanan, setelah itu mobil tidak bisa dikendalikan karena keadaan mobil dalam keadaan penuh muatan air dan perlengkapan lainnya. Di situlah terjadi slip ban dan terguling sebanyak dua kali,” katanya.
Hafid menyebut terdapat tujuh petugas di dalam armada tersebut. Tiga orang berada di kabin, termasuk pengemudi, sementara empat lainnya berada di bagian belakang.
“Dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin Makassar dua orang, dan yang selebihnya masih di rumah sakit,” ujarnya.
Hafid berharap para petugas yang masih menjalani perawatan dapat segera pulih dan kembali bertugas.
“Kami berdoa mudah-mudahan semua anggota yang sementara dirawat bisa kembali sehat dan dalam keadaan yang kembali bisa bertugas kembali,” katanya.
Polisi Selidiki Kecelakaan Tunggal
Kanit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Pangkep Ipda H Usman DJ membenarkan kecelakaan tersebut terjadi di wilayah Kampung Ujung Batu, Kecamatan Labakkang.
Polisi mencatat insiden itu sebagai kecelakaan tunggal. Berdasarkan keterangan awal, mobil damkar bergerak dari arah Makassar menuju Parepare sebelum kehilangan kendali dan terguling.
“Kronologinya itu, jadi tadi mobil pemadam bergerak di lajur kanan dari arah Makassar ke Parepare, sehingga terus ke lajur kanan. Pas dia melewati ada mobil di depan, ke kiri. Terus armada ambil kanan, jadi tidak bisa dikuasai, lalu terbalik,” katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, dua petugas meninggal dunia di lokasi, sementara sejumlah petugas lainnya harus mendapatkan perawatan medis. Dengan meninggalnya Jamaluddin pada Rabu (30/9/2026), total korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut menjadi tiga orang.
Polisi telah mengamankan mobil pemadam yang mengalami kecelakaan. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses penyelidikan.






