JAYAPURA — Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo menangkap NB, yang disebut aparat sebagai anggota KKB Batalyon Yamue Kodap XVI Yahukimo. Petugas menduga NB terlibat dalam penembakan yang menewaskan seorang aparatur sipil negara (ASN) di Dekai, Papua Pegunungan.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo mengatakan petugas menangkap NB pada Selasa (22/9) di kawasan Ruko Blok A dan B, Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo.
“NB yang merupakan anggota KKB pimpinan Kopitua Heluka ditangkap berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan terkait penembakan yang terjadi di wilayah Yahukimo,” kata Yusuf di Jayapura, Rabu.
Polisi Temukan Tiga Butir Amunisi
Saat menangkap NB, petugas menemukan tiga butir amunisi kaliber 5,56 milimeter. Aparat menemukan amunisi tersebut tersimpan di dalam noken yang dibawa NB.
Polisi kemudian mengamankan NB untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan keterlibatannya dalam sejumlah aksi penembakan di wilayah hukum Polres Yahukimo.
Yusuf menyebut penyidik mengaitkan NB dengan dua aksi penembakan yang terjadi pada 27 April 2026.
Dua Penembakan Terjadi di Jembatan Kali Biru
Dalam aksi pertama, pelaku menembaki mobil Grand Max berwarna putih yang melintas di jembatan Jalan Kurima, tepatnya di kawasan jembatan Kali Biru, Dekai.
Penembakan tersebut menewaskan Ronal Kaligis. Korban bekerja sebagai konsultan BPKAD dan berstatus ASN Pemerintah Kabupaten Yahukimo.
Pada aksi lainnya, pelaku menembaki mobil Toyota Fortuner berwarna silver. Polisi menyebut kedua penembakan itu berlangsung di lokasi yang sama.
“Dua kasus penembakan itu terjadi di jembatan Jalan Kurima, tepatnya di jembatan Kali Biru, Dekai,” ujar Yusuf.
Penyidik kini mendalami peran NB dalam kedua kasus tersebut. Polisi juga terus mengumpulkan bukti untuk mengungkap rangkaian aksi penembakan yang terjadi di wilayah Yahukimo. (*)






